MBG Masuk Desa, Strategi Baru Tekan Stunting dari Akar Rumput

TEMANGGUNG – Pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memperkuat intervensi gizi dari tingkat desa dengan melibatkan masyarakat secara langsung, salah satunya melalui sosialisasi di Desa Pingit, Kabupaten Temanggung, Kamis (30/4), yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Pingit tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Nafa Indria Urbach bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN), unsur pemerintah desa, serta ratusan warga sebagai peserta.

Dalam pemaparannya, Nafa menekankan bahwa kehadiran Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi instrumen penting dalam menyatukan berbagai program gizi yang selama ini berjalan terpisah. “Badan Gizi Nasional hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun di daerah,” ujarnya sebagaimana diberitakan Jpnn, Sabtu (02/05/2026).

Ia menjelaskan, BGN memiliki peran menyeluruh mulai dari penyusunan kebijakan hingga pengawasan implementasi program pemenuhan gizi. Melalui pendekatan tersebut, penanganan persoalan gizi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Program MBG sendiri dirancang menyasar kelompok rentan, seperti peserta didik, anak balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain berorientasi pada peningkatan kesehatan, program ini juga dikaitkan dengan upaya jangka panjang menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Sosialisasi seperti ini penting agar seluruh pemangku kepentingan memahami peran dan fungsi BGN serta dapat berpartisipasi aktif. Kualitas gizi adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul,” lanjutnya.

Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, MBG juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha dan penciptaan lapangan kerja baru. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu memberikan efek ganda, baik dari sisi peningkatan kualitas hidup masyarakat maupun penguatan ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat desa tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program di lapangan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Edukasi Sampah Jadi Aksi Nyata, Warga Desa Sumberbendo Ikut Bergerak

PDF đź“„PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan kesadaran kebersihan lingkungan di tingkat desa terus digencarkan melalui peran …

Masalah Sampah Disasar dari Hulu, Desa Jadi Garda Terdepan

PDF đź“„KABUPATEN BOGOR – Upaya mengatasi persoalan sampah dari level desa mulai diarahkan pada perubahan …

Dari Laut ke Pasar, TELKOTEL Jadi Peluang Usaha Warga

PDF đź“„PAMEKASAN – Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *