Pemerintah Genjot Listrik Desa, Akses Energi Kian Merata

PADANG – Pemerintah bersama PT PLN (Persero) mempercepat pemerataan akses listrik ke wilayah pedesaan melalui evaluasi Program Listrik Desa (Lisdes) yang menegaskan listrik sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Langkah percepatan tersebut dibahas dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Listrik Desa yang digelar pada 18 April 2026 di Aula PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, dengan melibatkan sejumlah unsur pemerintah pusat, kementerian terkait, hingga jajaran manajemen PLN. Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan.

Program Lisdes sendiri merupakan program prioritas nasional yang dijalankan melalui penugasan kepada PT PLN (Persero) dan didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan tujuan mempercepat rasio elektrifikasi di seluruh Indonesia.

Plt Deputi II Kepala Staf Kepresidenan, Popy Rufaidah, menegaskan bahwa pemerintah pusat terus mengawasi pelaksanaan program agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

“Pemerintah terus mendorong percepatan akses listrik sebagai fondasi pembangunan ekonomi yang inklusif. Program ini tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya sebagaimana dilansir Harian Haluan, Rabu, (22/04/2026).

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Havidh Nazif, menekankan bahwa keberhasilan program listrik desa sangat bergantung pada koordinasi lintas sektor dan konsistensi pelaksanaan di lapangan.

“Kami memastikan kebijakan dan implementasi program listrik desa berjalan selaras, sehingga target elektrifikasi nasional dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dari sisi operasional, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, menyebut sinergi dengan pemerintah menjadi kunci utama dalam mempercepat pemerataan listrik hingga pelosok desa.

“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri. Melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah, kami memastikan program listrik desa berjalan optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan, rombongan juga melakukan peninjauan ke HSSE Control Centre, Distribution Control Center (DCC), serta Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Barat untuk memastikan keandalan sistem distribusi listrik serta kesiapan infrastruktur dalam menjaga stabilitas pasokan energi, terutama pasca periode siaga nasional.

Pemerintah menilai, penguatan infrastruktur kelistrikan di desa bukan hanya soal pemerataan energi, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal, pembukaan lapangan kerja, hingga peningkatan aktivitas produktif masyarakat desa secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bupati Banjarnegara Resmi Buka TMMD di Desa Lawen

PDF đź“„KABUPATEN BANJARNEGARA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 …

Aksi Hari Bumi, WALHI Kritik Keras Proyek Industri Desa

PDF đź“„PALU – Kritik terhadap rencana pembangunan industri di Desa Siniu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), …

PLN Latih Warga Tomohon Jadi Siaga Hadapi Bencana

PDF đź“„TOMOHON – Upaya memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman bencana terus didorong melalui pelatihan terpadu …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *