TULUNGAGUNG – Pemanfaatan gedung baru Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ngrance, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung belum berjalan optimal meski bangunan telah diresmikan. Aktivitas ekonomi masih bertumpu pada kios lama, sementara operasional penuh menunggu realisasi distribusi dari PT Agrinas.
Kepala Desa (Kades) Ngrance Mujiono menjelaskan, secara teknis bangunan baru sudah siap digunakan, termasuk untuk mendukung distribusi logistik skala besar. Fasilitas seperti area parkir truk telah disiapkan guna memperlancar mobilitas barang. Namun, hingga kini aktivitas utama masih terbatas pada gerai pertanian di lokasi lama.
“Untuk sementara gerai pertanian sudah beroperasi, selanjutnya untuk gerai-gerai lainnya masih menunggu petunjuk Agrinas,” ungkapnya sebagaimana diberitakan Radar Tulungagung, Rabu (22/04/2026).
Pemerintah Desa (Pemdes) Ngrance memperkirakan pengisian kios-kios utama oleh PT Agrinas baru akan terealisasi pada akhir 2026. Hal ini disebabkan proses distribusi dilakukan serentak, menunggu kesiapan KDMP di desa lain yang masih dalam tahap pembangunan.
Meski demikian, Mujiono memastikan seluruh aspek administratif dan legalitas lahan telah diselesaikan melalui musyawarah desa (musdes).
“Terkait lahan, kita tidak ada masalah karena sudah sesuai dengan hasil kesepakatan lewat musdes dan tidak melanggar aturan,” tegasnya.
Kondisi ini membuat warga dan Pemdes Ngrance harus menunggu lebih lama agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, gedung permanen dan fasilitas pendukung yang tersedia diharapkan mampu menjadi penggerak baru ekonomi desa, terutama setelah adanya pengurangan alokasi dana desa untuk program tersebut.
Ke depan, realisasi operasional penuh KDMP diharapkan tidak hanya memperkuat distribusi kebutuhan pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara