BANGGAI – Upaya kolaborasi pelestarian lingkungan di Kabupaten Banggai mulai digerakkan melalui rencana penanaman pohon di kawasan Suaka Margasatwa Lombuyan, Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara. Inisiatif ini merupakan hasil pertemuan antara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banggai dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah (Sulteng), yang digelar di Kota Palu, Selasa (21/4/2026).
Pertemuan tersebut membahas langkah teknis pelaksanaan penanaman pohon yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (22/4/2026). Bendahara DPC PDIP Banggai, I Putu Gumi, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan di wilayah konservasi.
“BKSDA apresiasi DPC PDIP Banggai untuk merawat bumi,” tuturnya, sebagaimana dilansir Tribun Palu, Selasa, (21/04/2026).
Ia menjelaskan bahwa lokasi penanaman akan ditentukan langsung oleh pihak BKSDA Sulteng agar sesuai dengan kebutuhan konservasi di kawasan tersebut. Kawasan Suaka Margasatwa Lombuyan sendiri memiliki luas sekitar 3.069 hektare dan mencakup beberapa desa, yakni Salodik, Lenyek, Kamumu, Poh, hingga Tombang.
Selain itu, kawasan ini dikenal sebagai habitat berbagai satwa endemik Sulawesi, seperti burung rangkong (Rithiceros cassidix), kuskus (Phalanger celebensis), monyet hitam (Macaca tonkeana), babirusa (Babyrousa babirussa), hingga tarsius (Tarsius spectrum). Tidak hanya fauna, kawasan ini juga memiliki kekayaan flora seperti pinus (Pinus merkusii) dan beringin (Ficus sp).
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, termasuk anggota legislatif dari PDIP Banggai, sebagai bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan.
Melalui program ini, diharapkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kawasan konservasi semakin meningkat, sekaligus menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, partai politik, dan lembaga konservasi di Banggai. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara