150 MCK Dibangun di Lebong, Tiga Desa Jadi Prioritas Sanitasi

LEBONG – Pemerintah Pusat melalui Balai Cipta Karya (CK) wilayah Bengkulu mengalokasikan pembangunan 150 unit Mandi, Cuci, Kakus (MCK) untuk tiga desa di Kabupaten Lebong pada 2026 sebagai upaya peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Program tersebut menyasar Desa Sukasari, Desa Pungguk Pedaro, dan Desa Karang Dapo Bawah, masing-masing memperoleh 50 unit MCK. Bantuan ini difokuskan pada wilayah yang dinilai masih membutuhkan peningkatan fasilitas sanitasi dasar.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya (CK) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan (PUPR-Hub) Kabupaten Lebong, Ifan Raider, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil usulan yang diajukan secara berjenjang hingga ke pemerintah pusat.

“Kita dari Lebong mendapatkan bantuan dari Balai Cipta Karya. Ini kita upayakan melalui usulan yang juga disampaikan lewat anggota DPR RI Komisi V, Ibu Erna Sari Dewi. Alhamdulillah, usulan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pihak Balai CK,” ujarnya, sebagaimana dilansir Radar Lebong, Selasa, (21/04/2026).

Menurutnya, pembangunan fasilitas sanitasi tersebut akan dilaksanakan langsung oleh Balai CK pada tahun anggaran 2026, dengan total penerima manfaat mencapai 150 kepala keluarga di tiga desa tersebut.

“Jadi totalnya sebanyak 150 unit MCK akan dibangun oleh Balai Cipta Karya di Kabupaten Lebong. Setiap desa mendapatkan 50 penerima manfaat. Jadi totalnya ada 150 MCK yang akan dibangun. Ini langsung dikerjakan oleh pihak Balai CK pada tahun 2026,” jelasnya.

Ia menegaskan, program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan tersedianya fasilitas MCK yang memadai, diharapkan dapat menekan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan serta meningkatkan pola hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Pemkab Lebong menilai kehadiran program sanitasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat desa, terutama dalam mencegah penyakit yang disebabkan oleh sanitasi yang buruk.

Diharapkan, pembangunan ini dapat berjalan tepat waktu dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Simardangiang Jadi Model Pengelolaan Wilayah Adat di Taput

PDF đź“„TAPANULI UTARA – Desa Simardangiang, Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara (Sumut), …

DPRD Buleleng Harap Ekowisata Jadi Model Kolaborasi Desa

PDF đź“„SINGARAJA – Rencana pengembangan ekowisata berbasis hutan desa di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten …

Pemkab Bogor Pastikan Akses Desa Pulih Sebelum Idul Adha

PDF đź“„BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat pemulihan akses transportasi desa dengan menargetkan perbaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *