Bojonegoro Punya Desa Anti-Sampah Berbasis Ekonomi

BOJONEGORO – Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengubah sampah rumah tangga menjadi alat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui inovasi Bank Sampah Mandiri Keluarga Harapan (BSMKH) yang juga mengolah limbah menjadi energi dan produk bernilai ekonomi bagi warga desa.

Program yang dijalankan sejak 2016 tersebut dikembangkan di bawah binaan Pertamina EP Cepu Zona 12 dan melibatkan sistem pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Sampah dipilah sejak sumbernya, di mana material bernilai tinggi seperti kardus dan botol plastik dijual langsung, sementara plastik bernilai rendah diolah menggunakan teknologi pirolisis menjadi bahan bakar alternatif.

Ketua BSMKH, Ujang Surya Abdillah, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan nilai ekonomi masyarakat desa. Ia menyampaikan, “Untuk sampah plastik yang harganya rendah, kami olah menjadi bahan bakar alternatif melalui proses pirolisis,” sebagaimana diwartakan Pemkab Bojonegoro, Jumat, (17/04/2026).

Selain pengolahan sampah anorganik, limbah organik juga dimanfaatkan melalui budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam yang menghasilkan pakan ternak bernutrisi tinggi untuk peternak dan pembudidaya ikan lokal. Sistem ini membantu menekan biaya produksi sekaligus menciptakan siklus ekonomi baru di tingkat desa.

Inovasi yang paling berdampak langsung bagi warga adalah program Tabungan Sampah untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Melalui skema ini, sampah yang dikumpulkan dari rumah tangga ditimbang secara berkala, kemudian nilainya dikonversi menjadi saldo tabungan yang dapat digunakan untuk membayar PBB setiap tahun.

Program tersebut diperkuat oleh kelompok kader lingkungan “My Darling” (Masyarakat Sadar Lingkungan) yang bertugas melakukan edukasi pemilahan sampah dari rumah ke rumah. Keterlibatan warga menjadi kunci utama keberhasilan sistem ini dalam menjaga konsistensi pengelolaan sampah di desa.

Dengan pendekatan teknologi dan partisipasi masyarakat, Desa Sendangharjo menunjukkan bahwa sampah dapat bertransformasi menjadi aset ekonomi, mulai dari energi alternatif, pakan ternak, hingga instrumen pembayaran pajak yang meringankan beban warga desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Delapan Tahun ke Depan Ditentukan, Desa Kedungwungu Mulai Susun Rencana Besar

PDF đź“„INDRAMAYU – Penyusunan RPJM Desa Kedungwungu Jadi Dasar Arah Pembangunan hingga 2034 Pemerintah Desa …

Wisatawan Asing Bertambah, Kolaka Pacu Pengembangan Destinasi Unggulan

PDF đź“„KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mempercepat pembenahan fasilitas pendukung destinasi wisata …

Gunung Sembung Purwakarta, Bukti Potensi Desa Bisa Jadi Destinasi Unggulan

PDF đź“„PURWAKARTA – Gunung Sembung di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *