TANAH LAUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut melalui Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) memperkuat transformasi layanan publik berbasis desa dengan mendorong implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang kini diperluas tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga layanan sosial dan aspirasi masyarakat.
Ketua TP Posyandu Tanah Laut, Dian Rahmat Trianto, melakukan peninjauan langsung pelaksanaan program Posyandu 6 SPM di Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, pada Kamis, 16 April 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi lapangan terhadap integrasi layanan dasar yang melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penanganan masalah sosial di tingkat desa.
Dalam agenda tersebut, juga dilakukan pemantauan simulasi program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 01 Saranghalang. Program ini menjadi salah satu indikator penerapan layanan terpadu Posyandu yang menitikberatkan pada pemenuhan gizi anak sekolah.
“Menu yang disajikan mencakup karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan. Ini penting untuk menunjang tumbuh kembang anak,” sebagaimana dilansir Kalselmaju, Sabtu (18/4/2026), dalam pernyataan Dian Rahmat Trianto saat meninjau langsung kegiatan tersebut.
Dian menegaskan bahwa Posyandu kini mengalami perluasan fungsi, tidak lagi sebatas layanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat lintas sektor. Menurutnya, Posyandu memiliki peran sebagai penghubung antara warga desa dan pemerintah dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan.
Untuk memperkuat efektivitas layanan, TP Posyandu Tanah Laut berencana meningkatkan intensitas operasional Posyandu dari satu kali dalam sebulan menjadi satu kali dalam sepekan. Langkah ini akan didukung dengan penguatan kapasitas kader Posyandu di tingkat desa agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat dan merata.
Selain layanan kesehatan dan gizi, implementasi 6 SPM juga terbukti membantu penyelesaian persoalan sosial di desa, termasuk penanganan rumah tidak layak huni yang ditindaklanjuti melalui program lintas sektor berupa bedah rumah.
Ketua TP Posyandu Desa Sumber Mulia, Menik, menyebutkan bahwa transformasi ini menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan terpadu berbasis desa yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami optimis Desa Sumber Mulia dapat menjadi percontohan Posyandu unggulan dengan pelayanan yang cepat dan tepat,” pungkasnya.
Melalui penguatan program ini, Pemkab Tanah Laut menargetkan terwujudnya layanan dasar desa yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara