ACEH TENGGARA – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buntul Kendawi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), terus menunjukkan kemajuan. Memasuki tahap pemasangan papan lantai, proyek infrastruktur yang menjadi akses vital masyarakat tersebut dikebut melalui kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan warga setempat guna mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Tahapan pemasangan papan lantai dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) sebagai bagian penting dalam pembangunan jembatan yang nantinya akan menunjang mobilitas warga. Keberadaan jembatan ini dinilai strategis karena menjadi jalur utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, mengakses layanan kesehatan, menempuh pendidikan, serta menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Buntul Kendawi, Afrijal, mengatakan pemasangan papan lantai menjadi pekerjaan krusial yang harus dilakukan dengan cermat demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jembatan di masa mendatang.
“Pemasangan papan lantai jembatan merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan. Kami bersama masyarakat bekerja secara gotong royong dan penuh ketelitian untuk memastikan setiap bagian terpasang dengan baik. Hal ini dilakukan agar jembatan nantinya benar-benar aman, kokoh, dan nyaman digunakan oleh masyarakat,” ujar Afrijal, sebagaimana diberitakan Rri pada Senin, (15/06/2026).
Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan karena masyarakat sangat bergantung pada akses penghubung tersebut untuk mendukung berbagai kegiatan sehari-hari. Hingga kini, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 62 persen.
Afrijal menambahkan, kondisi cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi sempat menjadi tantangan dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat personel TNI dan masyarakat untuk terus melanjutkan pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kendala cuaca memang menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan ini. Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat kami bersama masyarakat untuk terus bekerja. Kami berupaya memanfaatkan setiap kesempatan yang ada agar target penyelesaian pembangunan dapat tercapai sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dukungan masyarakat terhadap pembangunan jembatan juga cukup tinggi. Warga menilai keberadaan jembatan akan memberikan manfaat besar dalam memperlancar aktivitas sehari-hari sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Ketambe.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI, khususnya Babinsa yang setiap hari ikut bekerja bersama warga membangun jembatan ini. Jembatan ini sangat kami butuhkan karena menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas. Dengan adanya bantuan dari TNI, pekerjaan menjadi lebih cepat dan kami berharap jembatan ini segera selesai sehingga dapat digunakan kembali oleh seluruh warga,” ungkap Andi.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Buntul Kendawi diharapkan segera rampung sehingga mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara