DEMAK – Upaya memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa terus didorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Demak dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Layanan Primer (ILP) bagi penanggung jawab Pos Kesehatan Desa (PKD), Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (SMAN 2) Demak tersebut diikuti penanggung jawab PKD dari 27 wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), serta melibatkan Tim Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Jiwa (Keswa).
Bimtek ini difokuskan pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di lini terdepan pelayanan kesehatan desa, khususnya dalam menerapkan pendekatan ILP yang mengedepankan layanan komprehensif dan berkesinambungan.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan terkait skrining kesehatan terintegrasi, termasuk deteksi dini faktor risiko penyakit melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini diharapkan mampu menekan angka kesakitan di tingkat desa dan kelurahan.
Selain peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara penanggung jawab PKD, pemerintah desa, serta kader kesehatan guna memastikan keberhasilan program kesehatan masyarakat.
Perwakilan Dinkesda Demak menegaskan bahwa peran PKD tidak hanya sebatas pemberi layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. “Melalui Bimtek ini, kami berharap PKD dapat menjadi garda terdepan dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui penguatan ini, Pemkab Demak menargetkan terciptanya layanan kesehatan desa yang lebih optimal, terintegrasi, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh di masa mendatang. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara