Desa Mone Jadi Pusat Komitmen Baru Pemkab Buteng

BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) menegaskan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong program pembangunan desa saat menghadiri perayaan pesta kampung Cumpe’a di Desa Mone, Kecamatan Lakudo, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Baruga Desa Mone tersebut berlangsung khidmat sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi dan kesehatan selama setahun terakhir. Momentum ini juga dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menyampaikan sejumlah program strategis di sektor pangan, sosial, dan pendidikan.

Bupati Buteng Azhari mengapresiasi masyarakat dan tokoh adat yang terus menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. “Budaya adalah kebanggaan dan pemersatu kita. Kami ingin memastikan generasi mendatang tetap mengenal jati diri mereka sebagai orang Buteng. Pesta kampung ini harus tetap dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Buteng akan terus mendukung pelestarian berbagai tradisi lokal seperti Kasampunikino Napa, Kamomose, Kasebu, Kande-kandea, hingga Bongka’a Tau sebagai bagian dari identitas daerah.

“Pemkab tetap pada komitmennya. Dimana akan terus terus mendorong pelestarian budaya, selama membawa dampak positif dan mempererat tali silaturahmi sesama masyarakat,” ucapnya.

Selain budaya, Azhari juga menyampaikan rencana penguatan ketahanan pangan melalui pengoperasian kantor Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam waktu dekat, yang diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok di masyarakat.

“Insya Allah, Rabu ini diupayakan beroperasi. Adanya kantor Bulog manfaat nya sangat besar bagi masyarakat, seperti harga beras dipasaran yang tadinya 68 ribu menjadi 60 ribu/5 kilo gram. Kemudian, setiap desa akan memiliki perwakilan ‘kios pangan kita’ tujuannya, memastikan ketersediaan minyak goreng dan beras dengan harga yang sangat terjangkau,” jelasnya.

Di bidang kesejahteraan sosial, Pemkab Buteng juga mendorong pendataan ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) guna memastikan bantuan sosial lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Masyarakat yang sudah mampu harus memberikan kesempatan bagi saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan. Kami ingin keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh warga yang masuk kategori miskin,” tegasnya.

Sementara pada sektor pendidikan, pemerintah daerah menyoroti pentingnya keberadaan Sekolah Rakyat sebagai program strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Mungkin hasilnya tidak terlihat hari ini, tapi 10 hingga 20 tahun ke depan, anak-anak kita akan menjadi pemimpin yang sukses. Fasilitas ini adalah kebanggaan kita, satu-satunya di daerah yang dibangun dengan anggaran besar oleh pusat untuk mencetak generasi unggul,” ungkapnya.

Melalui kegiatan budaya ini, Pemkab Buteng tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga mengintegrasikan berbagai program pembangunan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Infrastruktur Desa Tertinggal, Pemerintah Janji Tindak Lanjut

PDF đź“„BULELENG – Ketimpangan pembangunan infrastruktur kembali mencuat setelah akses jalan sepanjang sekitar 3 kilometer …

nfrastruktur Terabaikan, Warga Desa Limau Manis Siap Turun ke Jalan

PDF đź“„DELISERDANG – Warga Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang mendesak Pemerintah Kabupaten …

Jalan Tergenang Bak Sawah, Warga Limau Manis Minta Perhatian Serius

PDF đź“„DELISERDANG – Warga Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang mendesak Pemerintah Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *