BADUNG – Gerakan kebersihan berbasis masyarakat melalui program Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu 2026 di Desa Sulangai, Kabupaten Badung, Bali, mendorong partisipasi warga dalam menjaga lingkungan melalui kegiatan gotong royong serentak di seluruh banjar dinas, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan yang melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) ini dilaksanakan di seluruh wilayah desa, dengan fokus pada pembersihan lingkungan rumah hingga fasilitas umum. Di Banjar Dinas Batulantang, kegiatan dipantau langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Rasniathi Adi Arnawa.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tradisi ngedig kulkul atau pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya gotong royong. Warga kemudian membersihkan pekarangan rumah masing-masing sebelum melanjutkan ke area publik seperti jalan umum, jalan desa, balai banjar, hingga wantilan.
Sampah yang terkumpul dipilah menjadi organik dan anorganik, lalu ditempatkan di titik pengangkutan untuk selanjutnya dikelola oleh Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Sunar Giri Lestari Desa Sulangai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai gerakan ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga desa.
Sebagai bentuk motivasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada telajakan atau area depan rumah terbersih di sepanjang jalan Desa Adat Batulantang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat peran masyarakat desa dalam mendukung program kesehatan dan lingkungan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara