Wisata Batu Peti Ramai Saat Lebaran, Fasilitas Minim Jadi Sorotan

BANJAR – Lonjakan kunjungan wisata terjadi di objek wisata air Batu Peti, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, selama libur Lebaran Idulfitri 2026. Meski mengalami peningkatan, jumlah wisatawan dinilai belum signifikan dan masih didominasi pengunjung lokal.

Kepala Desa (Kades) Sukamukti, Budi Haryono, mengatakan peningkatan kunjungan terlihat dibanding hari biasa, dengan rata-rata sekitar 50 wisatawan per hari selama masa libur.

“Ada peningkatan kunjungan dibandingkan hari-hari biasa, tapi tidak begitu signifikan,” kata Budi.

Ia menjelaskan, hingga kini pengelola masih mengandalkan fasilitas yang ada tanpa penambahan wahana baru. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor belum optimalnya daya tarik wisata.

“Sementara ini kita masih memanfaatkan wahana yang ada di wisata air Batu Peti yaitu bebek gowes. Belum ada penambahan lagi,” ucapnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjar, Candra Firmanto, menyebut total kunjungan wisatawan di wilayah Banjar selama libur Lebaran mencapai 1.050 orang.

Peningkatan ini menunjukkan potensi wisata lokal masih cukup diminati, meski pengembangan fasilitas dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan jumlah pengunjung ke depan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kearifan Lokal Sasak di Sukarara Jadi Sumber Belajar Biologi

PDF đź“„LOMBOK TENGAH – Berugak dan lumbung padi tradisional di Desa Sukarara menjadi warisan budaya …

Bintan Tambah Prestasi, Desa Pengudang Kantongi Status Kawasan Berbasis KI

PDF đź“„BINTAN – Desa Wisata Pengudang di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), resmi ditetapkan sebagai …

Tradisi Perahu Kayu Bugis di Desa Kemujan Tetap Bertahan di Era Modern

PDF đź“„JEPARA – Tradisi pembuatan perahu kayu warisan leluhur Suku Bugis terus bertahan di Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *