Rp70 Miliar THR dan Siltap Dikucurkan di Aceh Timur

ACEH, TIMUR DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, mulai menggerakkan roda belanja daerah melalui pencairan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) serta penghasilan tetap (siltap) perangkat desa. Total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp70 miliar.

Dari jumlah tersebut, Rp44 miliar dialokasikan untuk THR ASN, sementara Rp26 miliar lainnya diperuntukkan bagi pembayaran siltap aparat desa. Kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak pegawai, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat menjelang hari raya.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, proses pencairan THR sudah mulai berjalan sejak Selasa (10/3/2026). “Sejak kemarin hingga hari ini proses pencairan sudah mulai berjalan. Saya minta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) agar segera selambat-lambatnya pekan ini tuntas semua,” kata Iskandar saat dihubungi, Rabu (11/3/2026).

Percepatan pencairan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan daya beli aparatur tetap terjaga. Selain itu, distribusi pendapatan melalui ASN dan perangkat desa diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi hingga ke tingkat desa.

Dengan target penyelesaian dalam satu pekan, pemerintah daerah menekankan pentingnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, khususnya Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, agar proses administrasi berjalan lancar dan tepat waktu.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Modal KUR Ubah Budi Daya Jamur Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

PDF đź“„MAGELANG – Pengembangan usaha budi daya jamur berbasis desa menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan …

Ribuan Desa Berpotensi Ekspor, Namun Empat Persoalan Ini Harus Diselesaikan

PDF đź“„JAKARTA – Upaya mewujudkan 5.000 Desa Ekspor dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar. Badan …

BUMDes Didorong Jadi Ujung Tombak Ekspor Produk Desa

PDF đź“„JAKARTA – Program 5.000 Desa Ekspor yang digagas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *