Tiga Aparatur Desa Dilantik di Bojongnegara Cirebon

PALI, DESA – NUSANTARA: Pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menuai sorotan. Pasalnya, pihak bank diduga mempersulit proses pengambilan surat jaminan milik nasabah, meskipun pinjaman yang bersangkutan diketahui telah dilunasi sejak lebih dari satu tahun yang lalu.

Padahal, sesuai dengan ketentuan dan praktik dalam dunia perbankan, setelah kewajiban kredit atau hutang dinyatakan lunas, dokumen jaminan seharusnya segera dikembalikan kepada pemiliknya sebagai hak nasabah. Namun hingga saat ini, dokumen jaminan tersebut belum juga diserahkan oleh pihak bank kepada nasabah.

Yulija, warga Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI yang merupakan salah satu nasabah Bank BRI Unit Desa Babat, menyampaikan kepada wartawan bahwa jaminan pinjaman berupa Surat Pengakuan Hak (SPH) tanah hingga kini belum juga diserahkan kembali oleh pihak bank. Padahal, seluruh kewajiban pembayaran hutang pinjaman telah diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sebelum-sebelumnya Kami sudah ditelepon oleh pihak bank bahwa pembayaran pinjaman kami telah selesai. Namun sampai sekarang jaminan kami belum juga dikembalikan. Kami juga sudah beberapa kali mendatangi bank untuk menanyakan hal tersebut, tetapi pihak bank hanya mengatakan bahwa berkasnya masih akan dicari terlebih dahulu,” ungkap Yulija. Pada Kamis (12/03/2026)

Yulija menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Bank BRI karena diduga tidak menunjukkan keseriusan dalam menjaga kepercayaan serta memberikan kepastian pelayanan kepada nasabah. Menurutnya, sebagai lembaga perbankan yang dipercaya masyarakat dalam urusan keuangan, pihak bank seharusnya mampu memberikan pelayanan yang profesional, termasuk dalam hal pengembalian dokumen jaminan setelah pinjaman dinyatakan lunas.

“Kalau pinjaman sudah lama lunas, seharusnya dokumen jaminan langsung dikembalikan kepada nasabah. Jangan sampai kami merasa dipersulit untuk mendapatkan kembali haknya kami sendiri. Bank sebagai lembaga keuangan yang melayani masyarakat seharusnya memberikan pelayanan yang cepat, jelas, dan transparan, terutama dalam hal pengembalian dokumen penting milik nasabah.”katanya

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Kerusakan Pipa PDAM Jadi Perhatian, TNI dan Warga Bergotong Royong

PDF đź“„PROBOLINGGO – Upaya menjaga kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat mendorong warga Desa Patalan, …

Jembatan Garuda Jadi Harapan Baru, Warga Palok Bergotong Royong Percepat Pembangunan

PDF đź“„GAYO LUES – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo …

Demi Kelancaran Hasil Bumi, Warga Medono Cor Jalan Rusak Secara Swadaya

PDF đź“„WONOSOBO – Puluhan warga Desa Medono bersama Paguyuban Sopir Kaliwiro-Wadaslintang bergotong royong memperbaiki ruas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *