Pemkab Pemalang Gelar Pasar Murah Kendalikan Inflasi

PEMALANG, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menggelar pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah sekaligus menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, dan menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pengendalian inflasi yang terintegrasi hingga tingkat nasional.

“Inflasi ini menjadi atensi Pemerintah Pusat dan Kementerian Keuangan. Bahkan kegiatan seperti ini terpantau sampai ke Kementerian Dalam Negeri. Jadi pasar murah ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi bagian dari upaya nasional dalam mengendalikan inflasi sampai level desa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inflasi menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam mengelola perekonomian daerah. Oleh karena itu, Pemkab Pemalang memperluas titik pelaksanaan pasar murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mempertahankan daya beli masyarakat menjelang Lebaran.

Selain membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, pasar murah juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha dan berbagai pihak pendukung. Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang berpartisipasi memberikan subsidi sehingga kegiatan dapat terlaksana.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, Noor Faizah Maenofie, menjelaskan kolaborasi lintas perangkat daerah dan badan usaha milik daerah dalam penyediaan bahan kebutuhan.

“Dari OPD dan BUMD lebih banyak bahan makanan pokok, sementara dari PKK kami menyediakan pelengkap seperti kue dan sirup untuk persiapan Lebaran. Kami diberi kesempatan berpartisipasi terutama untuk desa-desa dengan kategori kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan pasar murah dapat menginspirasi masyarakat untuk mengembangkan produk UMKM yang berpotensi dipasarkan pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Pemalang, Rosi Kartika Dewi, melaporkan bahwa program pasar murah ini menyasar masyarakat desil 1 dan desil 2. Pelaksanaan digelar di empat desa, yakni Desa Clekatakan, Tundagan, Bulakan, dan Serang, serta akan ditutup di Pendopo Kabupaten pada 12 Maret mendatang.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Pemalang berharap stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang di tengah dinamika ekonomi.

Redaksi01-Alfian

 

About redaksi01

Check Also

Tujuh Temuan Jadi Dasar Strategi Baru Penurunan Stunting Kalsel

PDF đź“„BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk …

Gempa 7,7 Tak Hentikan Wisata Flores, 29 Desa Mulai Dibuka

PDF đź“„NUSA TENGGARA TIMUR – Sebanyak 29 dari 57 desa wisata di Pulau Flores yang …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF đź“„GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *