Trubus Dana Desa Perlu Arah Produktif dan Akuntabel

JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Penguatan tata kelola Dana Desa kembali menjadi sorotan kalangan pelajar. Pengamat kebijakan publik dan Guru Besar Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai pengalokasian Dana Desa untuk memperkuat Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategi dalam mencegah cakupan anggaran sekaligus mendorong produktivitas ekonomi di tingkat desa.

Menurutnya, selama ini sebagian penggunaan Dana Desa masih didominasi kegiatan yang berdampak jangka pendek dan kurang memberikan nilai tambah ekonomi berkelanjutan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan permasalahan tata kelola jika tidak diarahkan secara sistematis.

“Banyak Dana Desa yang terserap untuk kegiatan jangka pendek, bersifat konsumtif, dan kurang menghasilkan nilai tambah ekonomi. Dalam konteks tata kelola, kondisi ini juga membuka celah mencakup anggaran dan hukum risiko bagi aparatur desa,” ujar Trubus dalam keterangannya di Jakarta, “Rabu, 18 Februari 2026.”

Ia menegaskan, kebijakan terbaru pemerintah sejatinya tidak dapat dimaknai sebagai pemotongan Dana Desa. Sebaliknya, kebijakan tersebut merupakan pengaturan ulang arah penggunaan anggaran agar lebih terukur, produktif, dan akuntabel.

Menurut Trubus, penguatan koperasi desa dapat menjadi instrumen untuk menciptakan siklus ekonomi yang lebih berkelanjutan. Dengan model kelembagaan yang jelas, pengelolaan dana dinilai lebih terstruktur sehingga risiko penyimpangan dapat ditekan melalui mekanisme pengawasan dan pertanggungjawaban yang lebih sistematis.

Selanjutnya, pendekatan ini juga berpotensi memperkuat kapasitas ekonomi desa dalam jangka panjang. Dana Desa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penciptaan unit usaha kolektif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Dengan demikian, kebijakan penguatan Koperasi Desa Merah Putih dipandang sebagai upaya menyeimbangkan aspek pembangunan dan tata kelola keuangan, sekaligus memperkecil risiko hukum yang selama ini membantu aparatur desa dalam anggaran pengelolaan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Tujuh Temuan Jadi Dasar Strategi Baru Penurunan Stunting Kalsel

PDF đź“„BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk …

Gempa 7,7 Tak Hentikan Wisata Flores, 29 Desa Mulai Dibuka

PDF đź“„NUSA TENGGARA TIMUR – Sebanyak 29 dari 57 desa wisata di Pulau Flores yang …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF đź“„GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *