Sidoarjo Antisipasi Kerawanan Administratif Pilkades 2026

SIDOARJO, DESA – NUSANTARA: Kabupaten Sidoarjo tengah memasuki tahap krusial dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo, Probo Agus Sunarno, mengingatkan adanya potensi kerawanan yang harus diantisipasi sejak dini, baik terkait administrasi maupun konflik antarpendukung calon.

Menurut Probo, kerawanan administratif menjadi perhatian utama, terutama terkait dinamika kepanitiaan dan daftar pemilih tetap (DPT).

“Yang rawan secara administratif, misalnya ada panitia yang mundur. Itu terjadi di beberapa desa, seperti Desa Pepelegi dan Desa Sidokepung. Mundurnya panitia bisa karena tekanan atau alasan tertentu, tetapi ada juga yang mundur karena faktor lain sesuai prosedur. Secara aturan memang diperbolehkan, namun tetap menjadi catatan kerawanan administratif,” ujarnya.

Probo menekankan pentingnya koordinasi antarpanitia, pengawasan ketat, serta kesiapan pemerintah desa dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul selama proses Pilkades. Hal ini dilakukan agar tahapan pemilihan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Dari Kopi hingga Pelatihan, Desa Nglarangan Didorong Naik Kelas

PDF đź“„Desa Nglarangan mendapat 13 program pemberdayaan yang menyasar penguatan usaha warga, pendidikan, keterampilan, serta …

Desa di Paser Diminta Perkuat Pembinaan Al-Qur’an

PDF đź“„Tiap desa di Paser diharapkan memiliki Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang representatif dan mendapat …

Warga Desa Gamlamo Masih Menunggu Tuntasnya Perbaikan Rumah

PDF đź“„Sebanyak 16 rumah warga Desa Gamlamo mengalami kerusakan parah akibat banjir, tetapi pemulihan belum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *