Hibah Lahan Warga Dorong Pembangunan Koperasi Merah Putih di Sebatik

SEBATIK ,DESA – NUSANTARA: Dukungan terhadap percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah perbatasan terus menguat. Di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, inisiatif masyarakat menjadi kunci terbukanya jalan pembangunan gerai KDKMP setelah hibah lahan diberikan untuk kepentingan bersama.

Tokoh masyarakat Sebatik, H. Nuwardi yang akrab disapa H. Momo, menghibahkan sebidang tanah untuk mendukung pendirian Gerai KDKMP. Lokasi hibah tersebut ditinjau langsung oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0911/Nunukan Letkol Inf. Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I., saat melakukan kunjungan kerja guna memastikan kesiapan lahan dan percepatan program strategis nasional di kawasan perbatasan.

Letkol Inf. Tony Prasetyo menyampaikan bahwa Desa Tanjung Karang secara demografis telah memenuhi persyaratan pembentukan KDKMP, namun sebelumnya terkendala ketersediaan lahan yang representatif.
“Awalnya kita upayakan ke Pemda Nunukan, tapi Karena lahan yang ada di situ juga luasannya kurang. Sehingga, dibantu sama Pak Haji Momo untuk. Beliau mengibahkan tanah tersebut untuk desa Tanjung Karang untuk dipergunakan sebagai lokasi pembangunan koperasi desa Merah putih,” katanya.

Ia menjelaskan, lahan yang dihibahkan memiliki luas 20 x 30 meter persegi dan telah disesuaikan dengan rancang bangun dari pemerintah pusat. Menurutnya, hibah tersebut tinggal dikuatkan secara administratif melalui proses legal formal.
“Di atas tanah yang dihibahkan ini akan di bangun gerai-toko hasil pertanian masyarakat. Kemudian ada klinik kesehatan warga. Lalu ada mini apotek di situ. Harapannya memang menjadi sentral masyarakat beraktivitas ekonomi. Termasuk nanti Ada juga dibangun gudang untuk penyimpanan stok-stok yang ada,” urai Tony.

Lebih lanjut, Dandim menilai keberadaan KDKMP akan membuka akses pasar bagi warga desa, termasuk petani kecil yang selama ini kesulitan menjual hasil panennya.
“Termasuk tanaman yang lain juga bisa. Karena koperasi sudah berbadan hukum, sehingga potensi-potensi ekonomi yang bisa mendukung pergerakan ekonomi di desa tersebut, pastinya diakomodir. Dengan adanya hibah lahan ini, sangat berarti untuk masyarakat setempat dalam rangka memajukan wilayah perbatasan, khususnya di wilayah Sebatik,” kata Tony.

Hibah lahan tersebut diharapkan menjadi fondasi awal penguatan ekonomi kerakyatan di perbatasan, sekaligus mendorong Desa Tanjung Karang menjadi pusat aktivitas ekonomi berbasis koperasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Strategi Baru DJP Bidik Potensi Wajib Pajak hingga Tingkat Kelurahan

PDF đź“„JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerapkan strategi baru dalam pengawasan kepatuhan perpajakan dengan …

Karhutla Gunung Gombak Hanguskan 15 Hektare Lahan di Ponorogo

PDF đź“„PONOROGO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 15 hektare melanda kawasan Gunung …

Penumpukan Sampah Ciganitri Diakhiri, Warga Wajib Pilah Sampah

PDF đź“„ BANDUNG – Area pembuangan sampah di pinggir Jalan Raya Ciganitri, Desa Cipagalo, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *