Pertanian Jadi Penopang Utama Ekonomi Desa Tatebal

SUMBAWA DESA NUSANTARA Sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Desa Tatebal, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Lebih dari separuh warga di desa ini menggantungkan hidupnya dari hasil bercocok tanam.

“Bisa dibilang 60-70 persen masyarakat Desa Tatebal pendapatannya dari sektor pertanian,” kata Sekretaris Desa Tatebal, Nanang Hartaka, Selasa (04/11/2025).

Desa Tatebal memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.545 jiwa dengan luas wilayah mencapai 50.012 hektare. Kondisi geografisnya yang berada di kawasan pegunungan menjadikan desa ini memiliki tanah subur dan iklim yang mendukung bagi aktivitas pertanian.

“Komoditi unggulan yang ditanam masyarakat Tatebal adalah padi dan jagung,” ujarnya.

Nanang menjelaskan, masyarakat biasanya melakukan panen satu hingga dua kali dalam setahun, tergantung pada kondisi cuaca. “Kalau jagung hanya satu kali panen satu tahun, kalau padi bisa juga dua kali,” tambahnya.

Potensi besar di sektor pertanian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan. Pemerintah desa berencana untuk terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pengelolaan hasil pertanian yang lebih produktif.

Dengan dominasi masyarakat yang berprofesi sebagai petani, Desa Tatebal berpeluang menjadi sentra produksi pangan lokal yang mampu memperkuat ketahanan pangan wilayah Kecamatan Lenangguar dan Kabupaten Sumbawa secara umum.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Tujuh Temuan Jadi Dasar Strategi Baru Penurunan Stunting Kalsel

PDF đź“„BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan rekomendasi kebijakan berbasis data untuk …

Gempa 7,7 Tak Hentikan Wisata Flores, 29 Desa Mulai Dibuka

PDF đź“„NUSA TENGGARA TIMUR – Sebanyak 29 dari 57 desa wisata di Pulau Flores yang …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF đź“„GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *