KKN Gelombang 116 Unhas Tinggalkan 12 Desa dengan Puluhan Inovasi

LUWU TIMUR – Sebanyak 75 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelesaikan pengabdian di 12 desa di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dengan menghasilkan 42 produk, 36 program penguatan kapasitas, dan sejumlah dokumen hilirisasi. Capaian tersebut menjadi bagian dari program KKN Gelombang 116 yang mengusung tema “Inovasi Daerah”.

Para mahasiswa kemudian dilepas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim untuk kembali ke kampus setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian. Pelepasan berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Lutim, Malili, Jumat (14/8/2026).

Program KKN tersebut berlangsung di Desa Balantang, Baruga, Laskap, Pasi-Pasi, Puncak Indah, Nikkel, Sorowako, Balambano, Ledu-Ledu, Parumpanai, Tabarano, dan Wasuponda yang tersebar di tiga kecamatan.

Pelepasan mahasiswa dilakukan Bupati Lutim melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Menurutnya, pelaksanaan KKN menjadi bagian dari kerja sama yang telah terjalin antara Unhas, Pemkab Lutim, dan PT Vale selama sembilan tahun.

Selain memberikan pengalaman pengabdian kepada mahasiswa, program tersebut menghasilkan berbagai keluaran yang dapat menjadi bahan pengembangan inovasi daerah. Puluhan produk dan program penguatan kapasitas yang dihasilkan mahasiswa menjadi bagian dari kontribusi mereka selama berada di desa.

Aini berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdian, tetapi terus dikembangkan untuk mendukung inovasi di Lutim.

“Kami berharap program ini terus berkelanjutan untuk mendukung inovasi di daerah,” jelas Aini, sebagaimana diberitakan Warta Luwu Timur, Sabtu, (15/08/2026).

Keberlanjutan program diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat desa. Kolaborasi tersebut sekaligus membuka ruang bagi penerapan gagasan mahasiswa untuk mendukung kebutuhan serta potensi pembangunan di wilayah perdesaan Lutim. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Warga Desa Karasikan Terdampak Bencana, Mekanisme Bantuan Diubah

PDF 📄Warga Desa Karasikan yang terdampak pohon tumbang menjadi penerima bantuan tanggap darurat di tengah …

Aspirasi Warga Desa Campaka Masuk Pendataan Program Pemerintah

PDF 📄Reses di Desa Campaka menghimpun kebutuhan warga terhadap jalan tani, rumah ibadah, dan rumah …

Desa Pengambengan Andalkan Data untuk Arahkan Pembangunan

PDF 📄Pengelolaan data statistik yang akurat mengantarkan Desa Pengambengan masuk 12 desa/kelurahan Desa Cinta Statistik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *