JAWA TENGAH – Riverwalk Boja, Kabupaten Kendal, menyiapkan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggratiskan akses sejumlah wahana sekaligus membuka lapak tanpa biaya sewa bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Senin, 17 Agustus 2026.
Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menarik masyarakat berwisata, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk lokal di kawasan wisata yang berada di Jalan Veteran, Desa Ngadibolo, Kecamatan Boja.
Pengelola Riverwalk Boja membebaskan tiket masuk yang biasanya dipatok Rp35.000. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas seperti kolam renang dan kebun binatang mini tanpa biaya tambahan.
General Manager (GM) Riverwalk Boja Dewi Listyawati mengatakan, kebijakan tersebut dibuat agar kawasan wisata dapat menjadi tempat masyarakat berkumpul dan merayakan kemerdekaan bersama.
“Riverwalk ini kami anggap sebagai rumah sehingga mereka semua bisa merasakan kebersamaan. Tidak cuma gratis masuk wisata, pengunjung juga tidak dipungut biaya saat menikmati wahana yang ada, dari renang hingga kebun binatang mini,” ujar Dewi, Kamis 13 Agustus 2026, sebagaimana diberitakan Suara Merdeka, Jumat, (14/08/2026).
Selain fasilitas wisata gratis, pengelola menyiapkan sejumlah perlombaan tradisional untuk anak-anak dan orang dewasa, seperti lomba balon dan bakiak. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan keluarga.
Kesempatan serupa diberikan kepada pelaku UMKM. Pengelola menyediakan lapak secara gratis bagi masyarakat yang ingin menjajakan produknya selama kegiatan berlangsung. Produk yang disiapkan antara lain jamu beras kencur, dimsum, bakso, soto, hingga gula aren dari Limbangan.
“Kami ingin UMKM juga bergerak. Kalau ada yang punya usaha, silakan datang. Kami sediakan lapak dan tidak perlu membayar sewa,” kata Dewi.
Untuk memperluas daya tarik kunjungan, Riverwalk Boja juga memberikan sejumlah potongan harga selama momentum HUT Kemerdekaan. Harga es krim yang sebelumnya Rp10.000 menjadi Rp8.000, sedangkan penginapan mendapat potongan 17 persen untuk seluruh tipe kamar.
Restoran Riverwalk Boja turut menawarkan menu khusus seharga Rp17.000 mulai pukul 18.00 serta memberikan diskon 15 persen.
Dewi mengatakan rangkaian program tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, bukan semata-mata strategi promosi.
“Ini bukan hanya promosi. Kami memang ada niat CSR dan memberikan royalty kepada konsumen atau pengunjung yang sering datang ke sini,” ungkapnya.
Riverwalk Boja mengusung konsep wisata terpadu atau one stop recreation yang menggabungkan penginapan, restoran, dan wisata edukasi keluarga. Destinasi tersebut berdiri di lahan sekitar 1,3 hektare dan mulai beroperasi sejak 2018.
Pada akhir pekan, jumlah pengunjung rata-rata mencapai 200 hingga 300 orang per hari. Untuk perayaan 17 Agustus, pengelola menargetkan jumlah kunjungan meningkat hingga dua kali lipat.
Selain meningkatkan kunjungan, momentum tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi wisata dan produk lokal di wilayah selatan Kendal, terutama Boja, Limbangan, dan Singorojo.
“Kami berharap pariwisata yang ada di Kabupaten Kendal bisa naik. Jadi, tidak harus ke luar kota, tetapi bisa menikmati wisata yang ada di sekitar kita,” harapnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara