KEDIRI – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih ke-9 di Desa Kaliboto, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri (Kediri) telah mencapai progres sekitar 30 persen. Infrastruktur yang dibangun melalui program Bhakti Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut ditargetkan memperkuat konektivitas masyarakat di kawasan lereng Gunung Wilis sekaligus membuka akses ekonomi, pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.
Jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 1,5 meter itu mulai dikerjakan pada 10 Juli 2026 dan dijadwalkan rampung pada 31 Juli 2026. Kehadirannya diharapkan mengatasi keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga desa serta memperlancar mobilitas antarwilayah di bagian barat Kediri.
Program Jembatan Perintis Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program Bhakti TNI yang mendukung pembangunan infrastruktur melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat. Di daerah, pelaksanaannya dilakukan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0809/Kediri sebagai satuan teritorial yang berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Komandan Kodim (Dandim) 0809/Kediri, Dhavid Nur Hadiansyah, mengatakan pembangunan jembatan di Desa Kaliboto saat ini berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan di Desa Kaliboto saat ini telah memasuki progres sekitar 30 persen. Ini merupakan jembatan ke-9 yang dibangun oleh Kodim 0809/Kediri melalui program Bhakti TNI. Kami optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Tribun Mataraman, Kamis (23/07/2026).
Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi bentuk dukungan TNI dalam mempercepat pembangunan wilayah, khususnya daerah yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, serta memperlancar aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Selain meningkatkan mobilitas warga, jembatan tersebut diproyeksikan memperlancar distribusi hasil pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat sekitar. Infrastruktur baru itu juga diharapkan mempermudah akses pelajar menuju sekolah sekaligus mempercepat layanan sosial dan ekonomi di kawasan pedesaan.
Melalui program Bhakti TNI, pembangunan infrastruktur di Desa Kaliboto diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat.
“Harapannya, infrastruktur ini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga di Desa Kaliboto dan sekitarnya,” tandas Dhavid. []
Redaksi02 | Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara