KEFAMENANU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) akan menggelar program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) pada 22–25 Juli 2026. Program tersebut menyasar pelajar, aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, hingga masyarakat sebagai upaya menanamkan budaya antikorupsi sejak dini melalui edukasi dan pelayanan publik berintegritas.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) TTU Trinimus Olin mengatakan rangkaian kegiatan JNBA akan berlangsung selama empat hari dengan berbagai agenda edukatif, mulai dari seminar, sosialisasi, hingga program KPK Mengajar yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Menurut Trinimus, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara KPK dan Pemkab TTU untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya integritas sejak usia dini.
“Dalam kegiatan itu akan dilakukan edukasi baik dalam bentuk seminar maupun dalam bentuk sosialisasi untuk kemudian kita membangun budaya anti korupsi di daerah mulai dari pendidikan anak. Kita berharap, melalui kegiatan ini, sejak dini, anak-anak diajarkan budaya anti korupsi,” ujar Trinimus, sebagaimana diberitakan RRI, Selasa (21/07/2026).
Ia menjelaskan, peserta program tidak hanya berasal dari kalangan dewasa, tetapi juga melibatkan anak-anak mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan tinggi.
“Dalam JNBA ini akan ada sejumlah besar kegiatan seperti “KPK Mengajar”, dan akan dilakukan di SDN Tublopo Kecamatan Bikomi Selatan pada Rabu 22 Juli, kemudian masuk ke Universitas Timor (Unimor). Selain itu, pentas seni, sosialisasi dan seminar anti korupsi kepada ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama, para Kepala Desa dan para pelaku usaha yang terpusat di Bale Biinmafo,” ujar Trinimus.
Selain edukasi, program tersebut juga menghadirkan simulasi pelayanan publik yang mengedepankan tata kelola bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Sejumlah instansi yang terlibat antara lain Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), layanan Surat Izin Mengemudi (SIM), perizinan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Trinimus mengatakan rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan peserta dan gala dinner pada Selasa (21/07/2026) malam. Selanjutnya, KPK Mengajar digelar di SDN Tublopo pada Rabu (22/07/2026), sedangkan kegiatan utama berlangsung hingga Sabtu (25/07/2026).
“Kita akan libatkan semua siswa mulai dari TK/PAUD, SD, SMP dan SMA bahkan Perguruan Tinggi seperti Unimor. Kita harapkan, semoga dari kegiatan ini, budaya anti korupsi dapat ditanamkan sejak dini,” kata Trinimus. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara