NTB Ubah Strategi Pariwisata, Fokus pada Quality Tourism

MATARAM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengubah arah pembangunan sektor pariwisata dengan menitikberatkan pada konsep quality tourism atau pariwisata berkualitas. Kebijakan ini menempatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kelestarian lingkungan, dan pelestarian budaya sebagai indikator utama keberhasilan, bukan lagi sekadar jumlah kunjungan wisatawan.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan, konsep tersebut menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata sekaligus menjaga identitas daerah. “Pariwisata berkualitas harus memberi manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan, dan melestarikan budaya,” kata Iqbal saat menjadi pembicara dalam Lombok Sustainability Tea Talk 2026 di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram, Minggu (12/7/2026), sebagaimana diberitakan RRI, Senin (13/07/2026).

Menurutnya, Pemprov NTB terus membangun ekosistem pariwisata yang lebih berkelanjutan melalui pengembangan sport tourism, wellness tourism, peningkatan konektivitas, hingga rencana pengoperasian pesawat amfibi (seaplane) guna memperluas akses menuju berbagai destinasi wisata.

Iqbal mencontohkan penyelenggaraan Pocari Sweat Run Lombok yang dinilai mampu mendorong tingkat hunian hotel dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menilai penyelenggaraan agenda berskala internasional akan memberikan dampak yang lebih besar apabila didukung ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan desa wisata yang menghadirkan pengalaman autentik bagi wisatawan melalui interaksi langsung dengan budaya dan kehidupan masyarakat lokal. “Kita ingin wisatawan datang untuk menikmati pengalaman dan budaya lokal yang menjadi ciri khas NTB,” ujarnya.

Untuk memperluas jangkauan pasar, Pemprov NTB juga memperkuat promosi digital melalui media sosial, kolaborasi dengan kreator konten, serta promosi bersama Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Iqbal turut mengajak pelaku usaha pariwisata menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pengelolaan sampah karena kualitas lingkungan dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing destinasi wisata. “Kita ingin NTB menjadi destinasi kelas dunia tanpa kehilangan jati dirinya,” katanya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

35 Pelaku Kopi Banjarnegara Ramaikan Festival Kopi Dieng

PDF 📄JAWA TENGAH – Festival Kopi Dieng dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2026 menjadi …

Kebakaran Rusak 75 Rumah Adat Sade, Pemulihan Warga Jadi Prioritas

PDF 📄GORONTALO – Pemulihan aktivitas ekonomi warga menjadi salah satu kebutuhan mendesak setelah kebakaran melanda …

Longsor Xizang: Warga Desa Dievakuasi, Operasi Pencarian Berlanjut

PDF 📄XIGAZE – Upaya penanganan tanah longsor di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China, berlanjut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *