JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan koperasi menjadi instrumen utama untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Keyakinan tersebut menjadi dasar pemerintah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat layanan ekonomi yang terintegrasi di seluruh Indonesia.
Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7), Presiden mengatakan gagasan pembentukan KDKMP lahir dari pengalamannya ketika bertugas di berbagai daerah dan melihat langsung kondisi masyarakat desa.
“Saya semakin yakin, satu-satunya jalan untuk menjaga rakyat yang paling bawah adalah kekuatan koperasi,” ujar Presiden, sebagaimana diberitakan Suara Surabaya, Senin (13/07/2026).
Menurut Presiden, KDKMP dirancang tidak hanya sebagai lembaga usaha, tetapi juga menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat. Melalui koperasi tersebut, warga desa diharapkan lebih mudah memperoleh akses permodalan, memasarkan hasil produksi, mendapatkan kebutuhan pokok, hingga menerima berbagai bentuk subsidi pemerintah secara lebih tepat sasaran.
Pemerintah menilai penguatan koperasi akan menciptakan sistem ekonomi yang berpihak kepada masyarakat akar rumput. Dengan konsep pelayanan terpadu, KDKMP diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Program tersebut juga diharapkan menjadi fondasi pemerataan pembangunan ekonomi nasional melalui penguatan aktivitas ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara