NAGAN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur desa terdampak bencana hidrometeorologi melalui verifikasi lapangan di sejumlah wilayah terdampak, Kamis (9/7/2026). Langkah tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan dapat segera direalisasikan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Kunjungan tim Kemendes PDT difokuskan untuk mencocokkan data kerusakan yang telah dihimpun dengan kondisi aktual di desa-desa terdampak. Hasil verifikasi akan menjadi dasar penetapan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi fasilitas umum maupun infrastruktur desa yang mengalami kerusakan.
Kedatangan tim disambut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Hizbulwatan. Turut mendampingi Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika Arafik, Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMGP4) Said Mudhar, Plt Camat Darul Makmur, serta Plt Camat Tripa Makmur.
Plt Sekda Nagan Raya Hizbulwatan mengatakan perhatian pemerintah pusat menjadi langkah penting untuk mempercepat pemulihan kawasan perdesaan yang terdampak bencana.
“Kami berharap hasil pembahasan ini dapat mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas publik yang memadai,” ujar Hizbulwatan, sebagaimana diberitakan Serambi Indonesia, Kamis (09/07/2026).
Ia menjelaskan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025 mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Darul Makmur, Tripa Makmur, dan Beutong Ateuh Banggalang. Karena itu, Pemkab Nagan Raya berharap proses verifikasi dapat mempercepat pencairan bantuan rehabilitasi.
“Dengan turunnya Tim Kemendes PDT ini, kami berharap bantuan untuk perbaikan desa dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemendes PDT Titik Alfah mengatakan verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan data kerusakan sesuai dengan kondisi sebenarnya sebelum bantuan ditetapkan.
“Nanti kami bersama Tim Pemkab Nagan Raya akan mengunjungi Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang untuk melihat langsung lokasi terdampak, di antaranya Desa Kuta Teungoh yang mencakup rehabilitasi gedung PAUD dan jembatan desa yang rusak akibat bencana, serta Desa Babah Suak untuk meninjau rehabilitasi jalan desa,” jelas Titik Alfah.
Selain Beutong Ateuh Banggalang, tim juga dijadwalkan meninjau Desa Ujong Lamie di Kecamatan Darul Makmur untuk melihat kondisi jembatan, Desa Lamie terkait rehabilitasi pasar desa, serta Desa Ujong Krueng di Kecamatan Tripa Makmur yang membutuhkan rehabilitasi gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Verifikasi tersebut diharapkan menjadi dasar percepatan pemulihan infrastruktur desa sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara