DAIRI – Sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan aparat teritorial terus diperkuat melalui forum komunikasi bersama warga di Desa Pandan, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus membahas keamanan lingkungan, pelayanan publik, dan arah pembangunan desa.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/7/2026) itu mempertemukan Kepala Desa (Kades) Pandan Samta Sembiring, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) S. Banurea, serta Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 04/Tigalingga Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi Junaidi Koto bersama warga. Diskusi digelar secara santai di depan Kantor Desa Pandan sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai masukan secara langsung.
Kades Pandan Samta Sembiring mengatakan komunikasi tatap muka menjadi sarana penting untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara nyata. Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh warga.
Ketua BPD S. Banurea menilai kolaborasi antara pemerintah desa, Babinsa, dan masyarakat menjadi fondasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi Junaidi Koto menegaskan kegiatan komunikasi sosial merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memantau perkembangan situasi di wilayah binaan.
Ia mengimbau warga agar terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta mendukung berbagai program pembangunan desa. Menurutnya, sinergi yang baik antara Babinsa, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya wilayah yang aman, maju, dan sejahtera, sebagaimana diberitakan Rri pada Selasa (08/07/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara