JAKARTA – Pemerintah memastikan evaluasi terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tetap dilakukan menyusul munculnya kritik masyarakat terkait sejumlah lokasi pembangunan gerai koperasi yang dinilai kurang strategis.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan pemerintah menerima masukan publik sebagai bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program koperasi desa yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Ya biasa sekarang di era sosial media, ya. Mereka sebenarnya maksudnya baik, dan mereka apa namanya, mengingatkan kita perlu ada yang harus dievaluasi. Dan masukan-masukan itu tentu kita akan, apa, jadikan sebagai pertimbangan-pertimbangan untuk melihat,” kata Ferry sebagaimana diberitakan Riau Online, Selasa (07/07/2026).
Menurut Ferry, kritik yang beredar di media sosial hanya menggambarkan sebagian kecil dari keseluruhan pembangunan Kopdes Merah Putih. Ia meminta masyarakat melihat perkembangan pembangunan koperasi desa secara lebih menyeluruh di berbagai wilayah.
“Tapi kan harus dilihat juga, misalkan yang bangunan itu kan hanya berapa, tapi karena diviralkan tapi nggak, ini kita cari solusinya,” ujarnya.
Ferry menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih sejak awal dilakukan melalui musyawarah antara masyarakat desa dan pemerintah desa. Karena itu, apabila hasil verifikasi menemukan lokasi tertentu kurang sesuai, pemerintah akan kembali berdiskusi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah penyelesaian.
“Kami akan pikirkan, kami akan carikan solusinya sekiranya memang itu dianggap kurang,” kata Ferry.
Ia menegaskan pemerintah belum mengambil keputusan terkait kemungkinan pemindahan lokasi pembangunan koperasi desa. Setiap usulan relokasi akan melalui proses verifikasi dan validasi bersama kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pemerintah desa.
“Nanti kami pikirkan, kami cari solusinya. Tapi itu kan ada proses verifikasi, validasi melibatkan pemerintah, lembaga yang lain juga. Kita akan kembali bermusyawarah dengan masyarakat desa dan kepala desanya juga,” ungkap Ferry.
Pemerintah juga memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih terus berjalan. Berdasarkan data dashboard Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes) per 2 Juli 2026, dari 35 ribu lokasi pembangunan gerai koperasi yang telah terverifikasi, sekitar 20 ribu unit sedang memasuki tahap pembangunan.
Sementara itu, sekitar 14 ribu Kopdes Merah Putih dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen. Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan program koperasi desa terus mengalami perkembangan meski masih terdapat sejumlah masukan dari masyarakat.
Melalui proses evaluasi dan verifikasi, pemerintah berharap pembangunan Kopdes Merah Putih dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat desa serta mampu memperkuat perekonomian di tingkat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara