Menikmati Kehidupan Sederhana Masyarakat Abui di Kampung Takpala

ALOR – Kampung Adat Takpala di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang mempertahankan kehidupan tradisional masyarakat Abui hingga kini. Keberadaan rumah adat, tradisi leluhur, serta pertunjukan tari lego-lego menjadi daya tarik utama yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan.

Kampung adat yang berada di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, ini masih menjaga pola kehidupan masyarakat yang sederhana dan dekat dengan alam. Warga setempat mempertahankan berbagai tradisi turun-temurun, termasuk budaya berkumpul melalui tarian lego-lego yang melambangkan kebersamaan dan persatuan.

Sebagaimana diberitakan Pos Kupang, Rabu (08/07/2026), Kampung Adat Takpala dihuni masyarakat Abui yang tetap menjalankan kehidupan tradisional. Lokasi tersebut dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan umum dari Terminal Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor, dengan rute menuju Bukapiting dan turun di kawasan Takalelang.

Dari Takalelang, wisatawan masih harus melanjutkan perjalanan sekitar 15 menit berjalan kaki menuju kawasan kampung adat. Perjalanan tersebut membawa pengunjung melewati jalur menuju permukiman tradisional yang telah ditata sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Alor.

Di kawasan Kampung Adat Takpala terdapat 12 rumah adat yang menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat. Kehidupan warga yang masih bergantung pada hasil hutan juga menjadi gambaran bagaimana masyarakat menjaga hubungan dengan lingkungan sekitar.

Selain menikmati suasana kampung tradisional, wisatawan dapat menyaksikan tari lego-lego yang dimainkan secara berkelompok dengan formasi melingkar. Tarian tersebut diiringi bunyi gong dan moko, alat musik tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Alor.

Sebelum berkunjung, wisatawan disarankan berkoordinasi dengan dinas pariwisata setempat agar masyarakat Takpala dapat mempersiapkan penyambutan dan pertunjukan budaya. Upaya tersebut dilakukan agar kunjungan wisata tetap berjalan baik sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.

Keberadaan Kampung Adat Takpala menunjukkan bahwa desa adat memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus membuka peluang pengembangan wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Alor. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BPBD Ungkap Enam Desa Bogor Terdampak Kekeringan, Puluhan Ribu Liter Air Disalurkan

PDF 📄BOGOR – Enam Desa Terdampak Krisis Air, BPBD Salurkan 60 Ribu Liter Air Bersih …

Inovasi Sampah hingga UMKM Jadi Program Utama KKN Mahasiswa Unsoed

PDF 📄BANYUMAS – Sebanyak 3.761 mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto resmi diterjunkan untuk melaksanakan …

Petani Iuran hingga Jutaan Rupiah Demi Jalan Desa yang Lebih Layak

PDF 📄LEBAK – Aksi gotong royong warga Desa Girilaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, memperbaiki …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *