LOMBOK TIMUR – Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun melalui program Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut memperlancar akses menuju sekolah, lahan pertanian, hingga area pemakaman sehingga mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.
Kepala Desa (Kades) Pesanggrahan, Agus Muliadi, mengatakan warga Dusun Joben dan Dusun Lunggu selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses akibat belum tersedianya jembatan yang memadai. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan dan banjir.
“Selama ini anak-anak kesulitan berangkat ke sekolah, terutama saat musim hujan dan banjir. Selain itu, akses untuk kegiatan ekonomi, usaha tani, hingga menuju pemakaman juga menjadi kendala,” kata Agus, sebagaimana dilansir Ampenan News, Selasa (30/06/2026).
Menurut Agus, Pemerintah Desa (Pemdes) Pesanggrahan mulai membuka akses jalan setelah berkoordinasi dengan tujuh pemilik lahan yang bersedia menghibahkan sebagian lahannya. Jalan usaha tani sepanjang sekitar 750 meter kemudian dibangun menggunakan Dana Desa pada 2024 sebagai jalur penghubung menuju kawasan pertanian, sekolah, dan pemakaman.
Pembangunan tersebut berlanjut dengan dukungan pemerintah pusat melalui program pembangunan jembatan oleh TNI. Jembatan baja sepanjang 14 meter dengan lebar empat meter itu dikerjakan personel TNI bersama anggota Komando Rayon Militer (Koramil) Montong Gading dan masyarakat melalui gotong royong.
“Pembangunan jalan kami mulai pada 2024 menggunakan Dana Desa. Alhamdulillah, kemudian pemerintah pusat melalui TNI membantu membangun Jembatan Aramco sehingga akses masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Agus mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat selama proses pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi faktor penting yang mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan.
Meski proses pembangunan masih menunggu pemasangan besi dan pengecoran lantai bagian atas, jembatan sudah mulai dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari.
“Saat ini tinggal menunggu penyelesaian pengecoran di bagian atas jembatan. Namun masyarakat sudah bisa melintasinya dan manfaatnya sudah sangat dirasakan,” katanya.
Keberadaan jalan dan Jembatan Aramco memangkas jarak tempuh masyarakat menuju Dusun Joben maupun wilayah Peringgajurang Utara. Infrastruktur tersebut diharapkan semakin memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa di Desa Pesanggrahan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara