BULUNGAN – Program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau yang mendorong kemandirian desa melalui pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi lokal mengantarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan meraih penghargaan nasional pada ajang Cita Loka Fest 2026 di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Penghargaan kategori “Anugerah Daerah Terbaik dalam Inovasi Fiskal Berbasis Ekologi” diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemkab Bulungan mengembangkan kebijakan pendanaan berbasis lingkungan yang berdampak langsung terhadap pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, yang mewakili Pemkab Bulungan dalam acara yang digelar di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta. Program TAKE Bulungan Hijau sendiri menjadi salah satu program prioritas daerah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Melalui program tersebut, pembangunan desa tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari upaya menjaga kelestarian lingkungan. Sebanyak 74 desa di Bulungan mengikuti skema kompetisi untuk memperoleh insentif berdasarkan capaian pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Pendanaan program tersebut tidak berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD). Pemkab Bulungan terus meningkatkan dukungan anggaran, dari Rp4 miliar pada 2023 menjadi Rp5 miliar pada 2024, kemudian naik menjadi Rp7 miliar pada 2025 guna memperluas manfaat program.
Implementasi TAKE Bulungan Hijau juga melahirkan berbagai inovasi ekonomi berbasis desa. Salah satunya adalah produk pupuk kompos “Gunsar Jaya” yang dikembangkan Desa Gunung Sari untuk mendukung sektor pertanian. Selain itu, sejumlah desa seperti Pejalin dan Antutan berhasil mengembangkan produk olahan cokelat sebagai komoditas unggulan yang dipersiapkan menembus pasar yang lebih luas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan terbaik yang diberikan kepada Kabupaten Bulungan. Apresiasi ini tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi pemerintah daerah,” ujar Kilat, sebagaimana diberitakan Tribunnews, Rabu, (24/06/2026).
Menurut Kilat, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa.
“Program TAKE Bulungan Hijau ini dapat berjalan dengan sukses berkat adanya kerja sama dan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Bulungan dengan seluruh lapisan masyarakat. Terima kasih sekali lagi kepada Tribun Network atas penghargaan berharga ini,” pungkasnya.
Cita Loka Fest 2026 mengusung tema “Menguatkan Akar untuk Indonesia Asri” dan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, akademisi, serta pelaku usaha untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan Pemkab Bulungan dalam ajang tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan kebijakan yang menyeimbangkan pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara