LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, menyiapkan program besar pembangunan infrastruktur jalan pada 2026 dengan fokus pada peningkatan konektivitas 42 ruas jalan poros desa dan 11 ruas jalan kabupaten guna mempercepat pemerataan akses wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Dade Yan Apriyandi, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan tahun ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat desa dan pertumbuhan ekonomi lokal.
“Iya, untuk tahun ini kami fokus pembangunan jalan kabupaten dan jalan poros desa. Ada yang sudah dikerjakan, ada yang masih proses lelang. Tapi kalau ruas Rangkasbitung-Sajira sudah selesai,” kata Dade sebagaimana dilansir Tribun Banten, Minggu, (21/06/2026).
Dade menjelaskan bahwa dari total 42 ruas jalan poros desa yang masuk program pembangunan, sebanyak 30 ruas telah memasuki tahap kontrak pekerjaan, sementara 12 ruas lainnya masih dalam proses administrasi dan lelang.
“Yang sudah berkontrak itu ada 30 ruas, yang belum berkontrak 12 ruas lagi,” ujarnya.
Selain proyek yang dibiayai oleh anggaran daerah, Pemkab Lebak juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang-Andra). Program ini difokuskan pada pembangunan 11 ruas jalan desa dengan total panjang mencapai 22,15 kilometer dan nilai anggaran lebih dari Rp61 miliar.
Menurut Dade, program tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Lebak, khususnya daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Ia menambahkan, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta memperkuat aktivitas ekonomi berbasis desa.
“Sangat terbantu sekali, jadi banyak sekali kemudahan. Misalnya akses pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat menjadi lebih baik dengan adanya jalan yang bagus, terutama jalan yang dibantu oleh provinsi,” pungkasnya.
Pembangunan jalan poros desa dan jalan kabupaten ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Lebak serta mendorong pemerataan pembangunan hingga tingkat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara