ACEH TENGGARA – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Jambur Mamang, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), terus menunjukkan kemajuan. Memasuki tahap pengecoran lantai pondasi, proyek infrastruktur yang digarap melalui kolaborasi personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat setempat itu diharapkan segera memperkuat akses transportasi warga pedesaan.
Tahap pengecoran lantai pondasi menjadi bagian krusial dalam pembangunan jembatan karena menentukan kekuatan, kestabilan, dan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang. Seluruh proses pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan kualitas agar jembatan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Pekerjaan konstruksi tersebut dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI bersama warga Desa Jambur Mamang. Kebersamaan yang terjalin dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Gotong royong yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat dan ringan apabila dikerjakan bersama-sama. Selain mempercepat pekerjaan, kegiatan ini juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sehingga tercipta rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah,” ungkap salah satu personel TNI di lokasi kegiatan, sebagaimana diberitakan RRI, Senin, (15/06/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur di kawasan pedesaan. Kehadiran jembatan diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan sosial lainnya.
Selama ini, warga Desa Jambur Mamang kerap menghadapi kendala mobilitas akibat kondisi medan yang sulit. Situasi tersebut berdampak pada distribusi hasil pertanian, akses layanan kesehatan, hingga perjalanan pelajar menuju sekolah.
Salah seorang warga mengaku pembangunan jembatan menjadi harapan besar bagi masyarakat setempat. “Pembangunan ini sangat kami harapkan. Dengan adanya jembatan nantinya, aktivitas masyarakat akan menjadi lebih mudah dan aman. Kami juga bangga dapat bekerja bersama personel TNI dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi banyak orang,” ujar warga.
Apabila rampung sesuai rencana, Jembatan Gantung Perintis Desa Jambur Mamang diyakini akan menjadi sarana vital yang mendukung peningkatan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong kesejahteraan warga pedesaan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara