CIAMIS – Distribusi 50 unit motor roda tiga untuk mendukung operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ciamis (Ciamis) dan Kota Banjar menjadi langkah percepatan penguatan ekonomi desa. Armada tersebut mulai disalurkan ke koperasi yang telah rampung dibangun agar pelayanan kepada masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih efektif.
Program dukungan kendaraan operasional itu ditandai dengan penempatan puluhan motor roda tiga di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0613/Ciamis sebelum didistribusikan ke sejumlah titik KDKMP yang telah siap beroperasi.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0613/Ciamis Antonius Ari Widiono mengatakan sebanyak 50 unit motor roda tiga akan disalurkan ke 25 titik KDKMP yang pembangunan fisiknya telah selesai 100 persen.
“Hari ini kami menerima 50 unit motor roda tiga yang rencananya akan didistribusikan untuk 25 titik KDKMP yang sudah selesai. Harapannya, dengan dukungan kendaraan operasional ini, koperasi di Ciamis maupun Banjar bisa segera beroperasi,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kapol, Selasa (03/06/2026).
Menurutnya, setiap koperasi akan memperoleh dua unit motor roda tiga guna menunjang aktivitas harian. Selain itu, dukungan armada lainnya juga akan diberikan secara bertahap.
“Saat ini sudah ada dukungan enam unit truk dan 30 unit pickup. Ke depan rencananya setiap titik juga akan didukung kendaraan tambahan sesuai kebutuhan operasional,” katanya.
Antonius menjelaskan, dari target 212 titik KDKMP yang direncanakan berdiri di Ciamis dan Banjar, sebanyak 55 titik telah selesai dibangun. Seluruh pembangunan ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada 31 Juli 2026.
“Target kami pada 31 Juli 2026 seluruh pembangunan KDKMP di wilayah Ciamis dan Banjar bisa selesai dan mulai operasional,” tegasnya.
Selain sarana transportasi, sejumlah fasilitas pendukung seperti rak penyimpanan dan pendingin ruangan juga mulai disalurkan untuk menunjang aktivitas koperasi.
Ia berharap kehadiran KDKMP mampu menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di tingkat desa sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
“Harapannya tentu koperasi ini bisa terus berjalan dan berkembang sehingga muncul titik-titik ekonomi baru. Nantinya masyarakat juga bisa direkrut menjadi karyawan, jadi ada peluang kerja yang tercipta,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Ciomas Devi Yulviana menyambut positif bantuan kendaraan operasional yang diterima koperasi di wilayahnya. Menurutnya, dukungan tersebut dapat meningkatkan semangat pengurus dalam mengembangkan usaha koperasi.
“Dengan hadirnya kendaraan operasional ini, kami berharap pengurus koperasi semakin termotivasi untuk memajukan koperasi demi kesejahteraan masyarakat,” kata Devi.
Ia menjelaskan KDKMP Desa Ciomas telah menjalin kerja sama dengan petani jagung yang mengelola lahan sekitar lima hektare di dua dusun. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga.
“Mayoritas masyarakat kami adalah petani. Karena itu, koperasi akan fokus mendukung sektor pertanian, salah satunya melalui kerja sama dengan petani jagung,” akunya.
Pemdes Ciomas berharap koperasi dapat berkembang menjadi pilar ekonomi desa yang kuat sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Kami ingin koperasi ini menjadi lembaga yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mampu memperkuat ekonomi desa ke depan,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara