BONE – Pemerintah Desa (Pemdes) Lilina Ajangale, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, mulai menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada ketahanan pangan keluarga, kesehatan, kebersihan lingkungan, serta penguatan nilai keagamaan. Program tersebut menjadi langkah awal pemerintahan desa dalam membangun masyarakat yang produktif, sehat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kepala Desa (Kades) Lilina Ajangale, Andi Padawali Amier, mengatakan pemanfaatan pekarangan rumah menjadi salah satu program prioritas yang akan digerakkan di tingkat keluarga. Warga didorong menanam berbagai tanaman yang memiliki nilai manfaat untuk kebutuhan sehari-hari maupun kesehatan.
“Setiap rumah diharapkan memiliki tanaman sayur kelor, serai, dan jahe. Selain dapat dikonsumsi sebagai sayuran, tanaman tersebut juga bermanfaat sebagai obat herbal yang bisa digunakan kapan saja secara gratis oleh keluarga,” ujar Andi Padawali Amier.
Menurutnya, gerakan pemanfaatan lahan pekarangan bertujuan meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengoptimalkan lahan kosong agar lebih produktif dan bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Selain sektor pangan, Pemdes Lilina Ajangale juga menghidupkan kembali kegiatan olahraga masyarakat yang akan dilaksanakan secara rutin pada sore hari. Fasilitas lapangan voli dan sepak takraw disiapkan untuk mendukung aktivitas warga, khususnya kalangan remaja dan ibu rumah tangga.
“Olahraga menjadi salah satu sarana membangun kebersamaan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat. Karena itu, kami ingin kegiatan ini kembali hidup dan menjadi rutinitas warga,” katanya.
Di bidang keagamaan, pemerintah desa mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan majelis taklim serta menyediakan sarana pembelajaran baca tulis Al-Qur’an bagi anak-anak sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sejak dini.
“Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat. Kami ingin ibu-ibu aktif di majelis taklim dan anak-anak mendapatkan kesempatan belajar membaca serta menulis Al-Qur’an dengan baik,” tambahnya.
Upaya membangun lingkungan yang sehat juga diwujudkan melalui program Jumat Bersih yang akan dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan permukiman.
Beragam program yang digulirkan tersebut diharapkan mampu membentuk budaya hidup sehat, memperkuat nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan desa yang bersih dan produktif demi mendukung kesejahteraan masyarakat, sebagaimana diberitakan Radar Bone, Rabu, (03/06/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara