JEPARA – Tradisi pembuatan perahu kayu warisan leluhur Suku Bugis terus bertahan di Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Keahlian yang diwariskan secara turun-temurun tersebut menjadi salah satu kekuatan budaya maritim yang masih dijaga masyarakat pesisir hingga saat ini.
Desa Kemujan dikenal sebagai kawasan yang dihuni beragam etnis, seperti Bugis, Makassar, dan Jawa. Di tengah perkembangan teknologi perkapalan modern, masyarakat setempat tetap mempertahankan teknik tradisional dalam pembuatan perahu kayu yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Para perajin memulai proses pembangunan perahu dengan seleksi bahan baku yang ketat untuk memastikan kekuatan dan ketahanan kapal saat digunakan melaut. Salah seorang perajin, Jarna, yang telah menekuni profesi tersebut selama sekitar 20 tahun, tetap mempertahankan metode tradisional dalam setiap tahapan pengerjaan.
Material utama yang digunakan antara lain kayu ulin untuk lambung kapal karena memiliki ketahanan tinggi terhadap air laut serta kayu jati untuk bagian badan perahu lainnya. Selain itu, para perajin masih menggunakan pasak kayu sebagai pengikat utama struktur kapal, menggantikan penggunaan paku besi yang rentan mengalami korosi akibat paparan air asin.
Selain menjadi aktivitas ekonomi masyarakat, pembuatan perahu kayu juga memiliki nilai budaya yang kuat. Proses pengerjaan biasanya melibatkan anggota keluarga dan warga sekitar sehingga menciptakan ikatan sosial yang erat di lingkungan desa.
Satu unit perahu berukuran sekitar 20 meter x 6 meter dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 60 hari. Setelah rampung, perahu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi dan penunjang aktivitas nelayan, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan budaya bahari masyarakat Bugis.
Pelestarian tradisi tersebut terus dilakukan melalui pewarisan pengetahuan kepada generasi muda. Upaya ini dinilai penting agar keterampilan membuat perahu kayu tidak hilang di tengah perubahan zaman dan tetap menjadi identitas budaya masyarakat pesisir Karimunjawa.
Tradisi pembuatan perahu kayu di Desa Kemujan menjadi bukti bahwa kearifan lokal masih memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan budaya maritim Indonesia, sebagaimana diwartakan Abc News, Rabu (03/06/2026). Dengan mempertahankan teknik warisan leluhur, masyarakat setempat terus menjaga eksistensi budaya bahari yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka selama bertahun-tahun. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara