BURU SELATAN – Upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat desa di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku, terus diperkuat melalui optimalisasi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Kecamatan Waesama. Program ini difokuskan untuk meningkatkan pelayanan hukum serta edukasi bagi warga hingga tingkat desa melalui kolaborasi pemerintah, paralegal, dan aparatur desa.
Kegiatan optimalisasi Posbankum digelar di Waesama pada Kamis (21/5/2026) atas inisiasi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku, Saiful Sahri, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak (PMD dan P3A) Bursel, Camat Waesama, para Kepala Desa (Kades), serta paralegal setempat.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi Posbankum sebagai pusat pelayanan dan edukasi hukum yang mudah dijangkau masyarakat desa. Kehadiran Posbankum diharapkan menjadi sarana pemenuhan hak hukum warga sekaligus memperkuat kesadaran hukum di tingkat akar rumput.
Saiful Sahri menegaskan bahwa Posbankum memiliki peran strategis dalam mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi faktor penting agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya di bidang hukum.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Pemkab Bursel menyatakan dukungan terhadap penguatan Posbankum dan berkomitmen mendorong keberlangsungan layanan hukum di desa-desa wilayah Waesama.
Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur desa dan paralegal mengenai fungsi pelayanan hukum bagi masyarakat. Selain itu, laporan layanan Posbankum juga berhasil dikirimkan melalui sistem informasi digital kecamatan sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan hukum berbasis data.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat desa sekaligus memperkuat kapasitas aparatur desa dalam memberikan informasi dan pendampingan hukum kepada warga. Kegiatan tersebut sebagaimana diberitakan Kompasiana, Jumat, (22/05/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara