MADIUN – Pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun (Madiun) menjadi upaya Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dasar bagi seluruh kelompok usia, mulai dari balita hingga lanjut usia (lansia). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menekan risiko penyakit di tingkat desa.
Kegiatan Posyandu ILP tersebut digelar di Aula Desa Ngampel pada Senin (11/5/2026) dengan melibatkan kader posyandu dan tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat. Berbeda dengan posyandu konvensional yang lebih berfokus pada ibu dan anak, Posyandu ILP memberikan layanan kesehatan kepada seluruh siklus kehidupan, termasuk remaja, usia produktif, hingga lansia.
Kepala Desa (Kades) Ngampel Afrius Tri Nugroho mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Tercatat sebanyak 115 warga mengikuti layanan kesehatan yang disediakan, dengan sasaran balita sebanyak 70 orang.
“Kegiatan diawali pendaftaran, penimbangan, pengukuran, pencatatan, tensi, penyuluhan kemudian pemeriksaan. Posyandu ILP tersebut dilaksanakan dengan tujuan agar warga tetap sehat terhindar dari penyakit dan anak/balita mempunyai golden kids/pikiran emas serta mempunyai masa depan yang lebih cerah,” ujarnya sebagaimana diberitakan Penarakyatnews, Kamis, (21/05/2026).
Menurutnya, layanan yang diberikan meliputi skrining penyakit tidak menular, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan gula darah, konseling kesehatan, hingga pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, remaja, dan lansia.
“Pelayanan kesehatan yang di terapkan adalah kegiatan berupa skrining penyakit tidak menular seperti pemeriksaan tekanan darah,pemeriksaan lingkar perut,cek gula darah,konseling kesehatan serta pemberian makanan tambahan baik PMT Balita,Remaja dan PMT Lansia,jelasnya.”
Pemdes Ngampel juga menilai keberhasilan Posyandu ILP sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, edukasi kesehatan melalui sosialisasi serta pelatihan kader posyandu terus diperkuat agar pemahaman warga terhadap pentingnya pelayanan kesehatan dasar semakin meningkat.
Selain itu, penguatan sistem pencatatan dan pelaporan kesehatan yang terintegrasi dinilai penting untuk mendukung pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan di tingkat desa.
Kades Ngampel berharap pelaksanaan Posyandu ILP dapat diperluas ke seluruh posyandu di wilayah desa sehingga manfaat layanan kesehatan dasar dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.
“Masyarakat mengatakan banyak terimakasih kepada Pemerintahan Desa Ngampel karena adanya Posyandu ILP sangat membantu untuk kesehatan warga,harapannya kedepan kegiatan Posyandu ILP ini dapat dilaksanakan secara menyeluruh di semua pos posyandu di wilayah Desa Ngampel,menuju desa yang sehat,jelas Kepala Desa Ngampel AfriusTri Nugroho.” []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara