SELUMA – Akses lalu lintas di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera Kilometer 50, Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma (Seluma), terganggu setelah sebuah pohon kelapa sawit tumbang dan menutup badan jalan pada Kamis (21/5/2026) pagi. Akibatnya, kendaraan besar belum dapat melintas, sementara arus kendaraan hanya bisa dilakukan secara terbatas menggunakan sistem buka-tutup.
Peristiwa tersebut menyebabkan antrean kendaraan dari dua arah, baik dari Kota Bengkulu menuju Seluma maupun sebaliknya. Pengendara roda dua dan kendaraan kecil masih dapat melintas dengan memanfaatkan bahu jalan yang tersedia.
Kepala Desa (Kades) Air Latak, Riswan Efendi, mengatakan pohon sawit tumbang diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak subuh hingga pagi hari.
“Pohon kelapa sawit tumbang menutupi badan jalan di Jalinbar KM 50 Desa Air Latak. Waspada saat melintas,” kata Riswan Efendi, sebagaimana diberitakan Tribun Bengkulu, Kamis (21/05/2026).
Menurutnya, tumbangnya pohon langsung menghambat arus lalu lintas di jalur nasional tersebut dan memaksa kendaraan besar menghentikan perjalanan sementara waktu.
“Sementara ini hanya kendaraan kecil dan sepeda motor yang bisa lewat,” ujarnya.
Kondisi jalan yang sempit membuat pengendara harus memperlambat kecepatan dan bergantian saat melintasi lokasi. Warga bersama perangkat desa turut membantu mengatur lalu lintas guna mencegah kemacetan yang lebih parah.
Riswan menambahkan, kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma agar proses evakuasi dan pembersihan material pohon dapat segera dilakukan.
“Kejadian ini sudah kami sampaikan ke BPBD supaya segera dilakukan pembersihan,” jelasnya.
Ia berharap penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga akses Jalinbar kembali normal dan dapat dilalui seluruh jenis kendaraan. Selain itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di tengah cuaca hujan yang masih berpotensi terjadi.
“Kurangi kecepatan dan ikuti arahan petugas maupun warga yang membantu pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pohon tumbang. Kami juga telah menurunkan perangkat desa untuk membantu di TKP,” tutup Riswan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara