Gapoktan Sambirejo Terima Bantuan Budidaya Kedelai dari Bulog

SRAGEN – Pengembangan budidaya kedelai di Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen mendapat dukungan dari Perusahaan Umum (Perum) Bulog melalui Program Bulog Peduli Petani. Program tersebut diwujudkan dengan penyerahan bantuan dan penanaman benih kedelai varietas unggul Grobogan guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani desa.

Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bulog itu menyasar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sambirejo sebagai penerima manfaat. Selain mendukung produksi pangan, program tersebut juga diarahkan untuk mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 2 atau Tanpa Kelaparan.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Sumber Daya Manusia (Dir SDM) dan Transformasi Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto, jajaran Bulog, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sragen, serta Gapoktan Desa Sambirejo.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 182 anggota Gapoktan menerima bantuan dukungan budidaya kedelai senilai Rp50 juta. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan penanaman kedelai varietas unggul Grobogan pada lahan seluas 70 hektare selama musim tanam gadu 2026.

Gapoktan Desa Sambirejo sendiri memiliki areal persawahan sekitar 183 hektare dan dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas pangan strategis sebagai bagian dari diversifikasi usaha tani di daerah.

“Melalui Program Bulog Peduli Petani, kami berharap budidaya kedelai di Desa Sambirejo dapat berkembang secara produktif, efisien, dan berkelanjutan. Bantuan ini diharapkan menjadi modal awal yang kuat bagi petani untuk meningkatkan hasil usaha tani, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Program tersebut juga mencakup pendampingan teknis dan pembinaan kepada petani agar pengelolaan budidaya kedelai dapat berjalan optimal. Upaya itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjadi contoh pengembangan komoditas pangan strategis di tingkat desa.

Selain mendukung ketahanan pangan lokal, program ini merupakan bagian dari penerapan konsep Creating Shared Value (CSV) yang dijalankan Bulog untuk memperkuat produksi pangan nasional dan menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, sebagaimana dilansir Agrofarm, Kamis, (21/05/2026).

Melalui Program Bulog Peduli Petani, Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam memberdayakan petani, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mendorong terwujudnya sektor pertanian yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Suka Damai Jadi Lokasi Edukasi Gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan

PDF đź“„BENER MERIAH – Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) yang dilaksanakan dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) …

Desa Sindangmandi Jadi Andalan Serang pada Lomba Posyandu Tingkat Banten

PDF đź“„SERANG – Desa Sindangmandi, Kecamatan Baros, ditetapkan sebagai wakil Kabupaten Serang dalam Lomba Posyandu …

Posyandu ILP di Kampung Ramsai Fokus Tingkatkan Deteksi Dini Penyakit

PDF đź“„WAY KANAN – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Way Tuba terus memperluas akses pelayanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *