SUMD Jadi Andalan Tana Tidung Tingkatkan Pendidikan Hingga Pelosok Desa

TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tana Tidung memperkuat kualitas pendidikan desa lewat pelatihan kepemimpinan kepala sekolah dalam Program Sekolah Unggul Masuk Desa (SUMD). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari pada 11-13 Mei 2026 itu diikuti 30 peserta dari 10 sekolah sasaran di Kabupaten Tana Tidung (KTT), Kalimantan Utara (Kaltara).

Pelatihan digelar di Ruang Rapat Disdikbud Tana Tidung, Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, hingga komite sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini difokuskan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekolah agar implementasi SUMD berjalan efektif hingga wilayah desa.

Kepala Disdikbud Tana Tidung, Arman Jauhari, menegaskan peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kepemimpinan sekolah yang mampu mendorong perubahan nyata.

“Kepemimpinan kuat pendidikan terarah, SUMD sukses wujudkan perubahan,” ujar Arman Jauhari sebagaimana diberitakan Tribun Kaltara, Selasa, (12/05/2026).

Menurutnya, SUMD menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Tana Tidung untuk pemerataan kualitas pendidikan hingga daerah pelosok dan desa di KTT. Karena itu, seluruh peserta diminta aktif mengikuti pelatihan dan menerapkan hasil pembelajaran di sekolah masing-masing.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap bapak atau ibu tidak hanya hadir secara fisik, tetapi benar-benar aktif, fokus, dan membawa pulang hasil yang dapat diterapkan. Ilmu hari ini harus menjadi bahan perbaikan nyata di sekolah, bukan sekadar catatan di atas kertas,” jelas Arman.

Ia mengatakan program SUMD yang diluncurkan pada Desember 2025 kini memasuki tahap implementasi lapangan. Pemkab Tana Tidung berharap kolaborasi antara kepala sekolah, tenaga pendidik, dan komite sekolah mampu mempercepat peningkatan kualitas pendidikan desa secara merata.

“Setelah program SUMD dilaunching pada bulan Desember 2025, saatnya kita bergerak dari komitmen menuju aksi nyata, bukan lagi sekadar merencanakan, tetapi memastikan perubahan benar-benar terjadi di sekolah sasaran,” beber Arman.

Pelatihan tersebut juga diharapkan memperkuat kemampuan manajerial kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan di wilayah pedesaan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Bringin Didorong Perkuat Kesadaran Kesehatan lewat KKN UNW

PDF đź“„SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Ngudi Waluyo (KKN UNW) mendorong masyarakat Desa …

Zulhas Pastikan 35 Ribu Kopdes Siap Beroperasi September

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menargetkan 35 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kelurahan Merah Putih) …

Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Investasi Tembus Rp1.010 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 dibarengi upaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *