Pemerintah Bangun Desa Nelayan Modern di Wilayah Pesisir Indonesia

JAKARTA – Pemerintah pusat menargetkan percepatan pembangunan 1.386 Desa Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia yang ditargetkan rampung dan diresmikan pada Desember 2026 sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan penguatan ekonomi kelautan nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah besar untuk memperbaiki taraf hidup nelayan melalui pembangunan infrastruktur desa pesisir yang lebih modern dan terintegrasi. Program ini juga menjadi bagian dari kebijakan penguatan sektor perikanan nasional yang menyasar desa-desa di wilayah pesisir hingga daerah kepulauan terluar.

Dalam kunjungan kerja ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan akan dilakukan secara bertahap namun cepat. “Jadi tahun ini, bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini (Miangas) dalam waktu yang tidak lama lagi,” ujar Presiden Prabowo sebagaimana dilansir Koran Jakarta, Senin, (11/05/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan investasi besar pada sektor ekonomi biru, dengan fokus pada peningkatan produksi perikanan yang dinilai memiliki potensi strategis di tengah tingginya kebutuhan protein global. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya laut yang melimpah dan harus dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program Desa Nelayan Merah Putih tersebut dirancang tidak hanya membangun permukiman nelayan, tetapi juga melengkapi fasilitas pendukung seperti gudang pendingin (cold storage), stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan, serta sarana produksi perikanan modern. Pemerintah juga menyalurkan bantuan kapal nelayan berkapasitas 15 gross ton (GT) untuk mendukung aktivitas melaut.

Selain fokus pada infrastruktur, pemerintah juga menargetkan peningkatan layanan dasar di wilayah pesisir, termasuk kesehatan. Presiden bahkan meninjau langsung fasilitas kesehatan di wilayah terluar untuk memastikan layanan tenaga medis dapat menjangkau masyarakat secara optimal.

Program ini diharapkan mampu mempercepat transformasi desa-desa nelayan menjadi kawasan ekonomi produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan nasional. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Investasi Tembus Rp1.010 Triliun

PDF đź“„JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 dibarengi upaya …

KKN Gelombang 116 Unhas Tinggalkan 12 Desa dengan Puluhan Inovasi

PDF đź“„ LUWU TIMUR – Sebanyak 75 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) …

TMMD ke-129 Buka Akses Antardesa di Morowali

PDF đź“„ MOROWALI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *