Kemnaker Dorong Wisata Pertanian di Garut Lewat Pelatihan

GARUT – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan 500 warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut untuk menjadi pelaku utama pengembangan wisata berbasis agroforestry di kawasan lereng Gunung Papandayan.

Program pelatihan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan sektor pertanian, kopi, hortikultura, hingga layanan wisata berbasis potensi alam lokal.

Desa Karamatwangi dipilih karena memiliki kawasan hutan sosial seluas sekitar 160 hektare yang dinilai potensial dikembangkan menjadi kawasan wisata edukasi dan pertanian terpadu.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli mengatakan pelatihan akan diberikan kepada ratusan warga desa agar mampu mengelola potensi lokal menjadi peluang usaha berkelanjutan.

“Kami dari Kemnaker siap melatih 500 orang. Silakan Pak Kades dibuatkan data dan daftar peserta pelatihannya,” ujar Yassierli sebagaimana diberitakan Jambiprima, Minggu (10/05/2026).

Menurutnya, pelatihan dirancang secara terintegrasi mulai dari sektor hulu hingga hilir agar masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga mampu membangun usaha yang mendukung pengembangan wisata desa.

Program pelatihan mencakup budidaya kopi, pengolahan pascapanen, roasting, hingga keterampilan barista. Selain itu, pelatihan hortikultura seperti budidaya kentang dan cabai juga disiapkan untuk mendukung konsep wisata pertanian di kawasan Cisurupan.

Kemnaker juga memasukkan pelatihan hospitality dan tour guide guna memperkuat kemampuan masyarakat dalam melayani wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata alam Papandayan.

“Pelatihan ini kami desain agar terintegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga peluang usaha dari potensi desa yang ada,” kata Yassierli.

Kawasan Papandayan selama ini dikenal memiliki panorama pegunungan, perkebunan kopi, dan aktivitas pertanian yang menjadi daya tarik wisatawan. Pemerintah berharap masyarakat lokal dapat menjadi penggerak utama ekonomi desa melalui pengembangan wisata berbasis pertanian dan lingkungan.

Program tersebut juga ditargetkan menjadikan Desa Karamatwangi sebagai desa percontohan pengembangan ekonomi berbasis agroforestry yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan usaha masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Singopuran Bangun Ketahanan Pangan Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah Desa

PDF đź“„SUKOHARJO – Desa Singopuran, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, berhasil mengubah krisis pengelolaan sampah menjadi …

Festival Wong Tani Cilongok Perkuat Pariwisata dan Pelestarian Budaya Desa

PDF đź“„BANYUMAS – Festival Budaya Wong Tani Panusupan 2026 resmi menjadi panggung promosi ekonomi masyarakat …

Potensi Alam Didingga Dilirik, Desa Wisata Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

PDF đź“„GORONTALO UTARA – Gagasan pengembangan Desa Didingga di Kecamatan Biau menjadi desa wisata mendapat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *