Desa Wisata Malino Didorong Jadi Destinasi Ekonomi Kreatif

GOWA – Pengelola desa wisata di kawasan Malino, Kabupaten Gowa mendapat penguatan kapasitas usaha dan tata kelola melalui pelatihan yang digelar Politeknik Pariwisata Makassar. Program ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kelompok sadar wisata, serta masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata berbasis ekonomi kreatif.

Pelatihan bertema “Pengembangan Desa Wisata Melalui Usaha UMKM Makanan dan Minuman, Tata Kelola Kelembagaan dan Literasi Keuangan” itu berlangsung pada 8-9 Mei 2026 di Homestay Hasmin, kawasan Air Terjun Takapala, Kelurahan Bontolerung, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Kegiatan digelar melalui kolaborasi Program Studi D3 Tata Hidang dan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata Makassar sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pengembangan desa wisata.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri atas pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, masyarakat desa wisata, hingga kelompok perempuan mengikuti pelatihan, diskusi lapangan, dan coaching clinic terkait pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Pariwisata Makassar, Ilham Junaid mengatakan kawasan Malino memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan berbasis produk lokal.

“Pokdarwis Air Terjun Takapala, Kelurahan Bontolerung merupakan salah satu mitra yang selama ini telah menjalin kolaborasi dengan Poltekpar Makassar. Kami hadir untuk memberikan penguatan terhadap tren pariwisata yang semakin dinamis dan berkembang. Malino memiliki potensi lokal yang sangat melimpah untuk diolah menjadi produk wisata unggulan, termasuk diversifikasi sajian makanan dan minuman,” ungkapnya sebagaimana dilansir Profesiana, Sabtu (09/05/2026).

Ketua Pokdarwis Air Terjun Takapala, Syarifuddin Naba menyebut masyarakat masih membutuhkan pendampingan agar potensi lokal dapat berkembang menjadi produk usaha bernilai ekonomi.

“Kami memiliki potensi besar, terutama pada pengembangan kopi dan makanan khas lokal. Namun masyarakat masih membutuhkan pendampingan dari para ahli agar potensi tersebut dapat menjadi produk usaha yang memiliki nilai ekonomi. Kehadiran Poltekpar Makassar melalui P3M dan Program Studi Tata Hidang sangat membantu memperkuat pemahaman dan keterampilan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi literasi keuangan, pengelolaan makanan dan minuman, hingga praktik pengolahan produk wisata kuliner. Sesi praktik mahasiswa Program Studi Tata Hidang menarik perhatian peserta melalui demonstrasi teknik dasar mixology, seperti shaking dan muddling menggunakan bahan lokal Malino berupa stroberi, sirsak, dan gula merah.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ary Mahdin Asfari mengapresiasi keterlibatan Politeknik Pariwisata Makassar dalam mendampingi masyarakat desa wisata di kawasan Malino.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa wisata. Kami mengapresiasi Poltekpar Makassar yang konsisten hadir mendampingi masyarakat, khususnya di kawasan Air Terjun Takapala dan Malino,” tuturnya.

Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan mampu membangun desa wisata yang lebih mandiri, kreatif, dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lokal sebagai kekuatan utama pengembangan ekonomi kawasan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Cabeyan Sukoharjo Simpan Kisah Lama tentang Cabai dan Hutan

PDF đź“„SUKOHARJO – Legenda asal-usul Desa Cabeyan di Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), …

Hutan Negara di Flores Dikelola Perempuan Desa, Ini Tujuannya

PDF đź“„JAKARTA – Perempuan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai mendapatkan hak resmi …

Bandung Barat Hijaukan Kawasan Hulu, Ribuan Pohon Ditanam di Lembang

PDF đź“„BANDUNG BARAT – Upaya menjaga kawasan hulu dan memperkuat daerah resapan air di Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *