BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Pemkab Bolmong) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan infrastruktur jalan dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk melanjutkan perbaikan ruas jalan Desa Tungoi I–Kopandakan II, Kecamatan Lolayan.
Ruas jalan yang menjadi penghubung vital antarwilayah desa tersebut selama ini diketahui dalam kondisi rusak dan berlubang, sehingga kerap dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan serta menghambat mobilitas ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Bolmong Hendra Hamim menyampaikan bahwa program perbaikan jalan ini merupakan kelanjutan dari tahap sebelumnya yang telah dimulai pada 2025.
“Iya untuk ruas jalan Tungoi I – Kopandakan II tahun ini akan dilanjutkan dengan anggaran Rp 1,4 Milyar,” ucapnya Jumat (08/05/2026).
Hendra menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran hampir serupa, yakni sekitar Rp1 miliar, untuk tahap awal pengerjaan.
“Itu sudah selesai dan tahap lanjutan akan kita lakukan 2026 ini dengan anggaran 1,4 Milyar tadi,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya bersifat satu kali pengerjaan, melainkan dirancang bertahap hingga seluruh ruas jalan benar-benar tuntas diperbaiki sesuai standar kelayakan infrastruktur.
“Jalan ini akan selesai sampai jalan kedua desa tersebut dikerjakan semua namun secara bertahap setiap tahun,” jelasnya.
Selain ruas jalan Tungoi I–Kopandakan II, Dinas PUPR Bolmong juga melanjutkan sejumlah proyek jalan lainnya yang telah dimulai sejak 2025, termasuk ruas jalan Lolak dan Motabang I.
“Ruas ini sama seperti ruas jalan Tungoi I – Kopandakan II sama-sama di lanjutkan yakni ruas jalan Lolak dan Motabang I,” tandasnya.
Sebagaimana diwartakan Tribun Manado, Sabtu, (09/05/2026), Pemkab Bolmong melalui Dinas PUPR akan mengerjakan total 14 paket pekerjaan jalan di berbagai titik pada tahun 2026, dengan dua di antaranya merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa di wilayah Bolmong.
Dengan berlanjutnya pembangunan infrastruktur tersebut, pemerintah daerah menargetkan akses transportasi yang lebih aman, lancar, dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pedesaan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara