Dari 4 Dusun Jadi Desa Mandiri, Ini Jejak Sejarah Batumalang

PANGANDARAN – Desa Batumalang di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menegaskan kembali identitasnya sebagai hasil pemekaran wilayah yang lahir dari aspirasi masyarakat empat dusun yang menginginkan pelayanan pemerintahan lebih dekat dan efektif. Momentum tersebut kembali diingat dalam peringatan hari jadi ke-42 desa pada Kamis (7/5/2026), yang dirangkaikan dengan refleksi sejarah pembentukan desa.

Sejarah berdirinya Desa Batumalang bermula dari empat dusun, yakni Gadog, Lebaksari, Citarik, dan Sodong, yang sebelumnya berada di bawah administrasi Desa Legokjawa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis. Setelah pemekaran Kecamatan Cimerak pada 22 September 1979, dorongan pembentukan desa baru semakin menguat karena jarak pelayanan pemerintahan yang dinilai terlalu jauh.

Proses pembentukan desa kemudian berjalan bertahap hingga akhirnya Batumalang resmi berdiri pada 1984. Pada masa awal, pelayanan pemerintahan sempat dilakukan secara sederhana di rumah warga bernama Yunus di Dusun Gadog sebelum memiliki kantor desa definitif.

Ketua tim penyusun sejarah desa, Hendri Oktapriatna, menjelaskan bahwa nama Batumalang dipilih karena memiliki makna simbolik sebagai pengikat empat dusun yang menjadi cikal bakal desa tersebut.

“Jarak pelayanan yang cukup jauh menjadi alasan utama masyarakat mengusulkan pemekaran wilayah,” kata Hendri saat membacakan sejarah pada Kamis, 7 Mei 2026, sebagaimana diwartakan Harapan Rakyat, Jumat (09/05/2026).

Ia menambahkan, penetapan pusat pemerintahan di wilayah Gadog menjadi titik penting dalam perjalanan administrasi desa, meskipun pada awalnya sempat terkendala proses pembebasan lahan.

Dalam peringatan Milangkala ke-42 tahun ini, masyarakat turut menampilkan berbagai kesenian tradisional seperti pencak silat dan tari jaipong yang dibawakan pelajar sekolah dasar setempat. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya pelestarian budaya di tengah masyarakat desa.

Tokoh pemuda Batumalang, Nurman Arifin, mengatakan bahwa generasi muda masih memegang peran penting dalam menjaga sejarah dan nilai budaya desa.

“Alhamdulillah, hingga sekarang masih banyak generasi penerus yang peduli terhadap budaya dan sejarah desa,” ujarnya.

Hingga saat ini, Desa Batumalang telah dipimpin enam kepala desa dari masa ke masa dan terus berkembang sebagai wilayah administratif yang mengedepankan semangat gotong royong serta pelestarian sejarah lokal.

Pemerintah desa bersama masyarakat berharap momentum peringatan hari jadi ini dapat memperkuat persatuan warga serta mendorong pembangunan desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan tanpa melupakan akar sejarahnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ketua Tim Posyandu Desa se-Boalemo Dikukuhkan, Pelayanan Dasar Diperkuat

PDF 📄BOALEMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo mempercepat pelaksanaan enam layanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) …

Mobil Pickup dan Motor Roda Tiga KDMP Resmi Mengaspal di Pekalongan

PDF 📄PEKALONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mulai mengoperasikan puluhan kendaraan untuk mendukung aktivitas Koperasi …

Mobil Operasional KDKMP Resmi Disebar ke Desa dan Kelurahan Majalengka

PDF 📄MAJALENGKA – Sebanyak 25 desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka menerima bantuan kendaraan operasional …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *