Dana Desa 2026 Digunakan untuk Program Penanganan Sampah di Bukit Tinggi

BULUKUMBA Pemerintah Desa (Pemdes) Bukit Tinggi, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba mulai merealisasikan program prioritas penanganan sampah tahun anggaran 2026 melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan kebersihan lingkungan yang melibatkan seluruh lembaga desa. Program berbasis Dana Desa (DDS) tersebut digelar di kantor desa setempat sebagai langkah awal membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih teratur dan berkelanjutan.

Kegiatan sosialisasi itu menjadi tindak lanjut dari hasil perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2026 yang menetapkan sektor lingkungan sebagai salah satu fokus pembangunan desa. Pemdes Bukit Tinggi menilai persoalan sampah membutuhkan penanganan terpadu agar kebersihan lingkungan dapat terjaga secara konsisten.

Dalam pelaksanaannya, seluruh unsur kelembagaan desa dilibatkan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar program penanganan sampah dapat berjalan efektif dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Bukit Tinggi, Rahmat Lala, mengatakan alokasi Dana Desa untuk program lingkungan merupakan bentuk respons atas kebutuhan warga terhadap sistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Sosialisasi penanganan sampah ini telah disepakati pada perencanaan kegiatan prioritas di tahun anggaran 2026 melalui anggaran Dana Desa. Kami mengundang para lembaga yang ada di desa agar pelaksanaannya berjalan sesuai dengan apa yang telah direncanakan bersama,” ujar Rahmat Lala, sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Rabu, (06/05/2026).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan lingkungan desa.

Pemdes Bukit Tinggi berharap penguatan peran lembaga desa mampu menjaga keberlanjutan program sehingga manfaat penggunaan Dana Desa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kecamatan Gantarang. Program ini juga diharapkan menjadi pondasi awal terciptanya tata kelola sampah yang lebih sistematis dan sehat di lingkungan desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pantai Teluk Kembali Tercemar, DLH Akui Sampah Terus Berdatangan

PDF 📄PANDEGLANG – Tumpukan sampah plastik yang kembali memenuhi bibir Pantai Teluk di Desa Teluk, …

KDMP Madura Disorot, Kendaraan Program Desa Masih Dalam Penelusuran

PDF 📄PAMEKASAN – Kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang terekam mengangkut tembakau di …

Petani Temanggung Dikenalkan Sistem Deteksi Hama Berbasis Data dan AI

PDF 📄TEMANGGUNG – Petani di Desa Campuranom, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, mulai dikenalkan dengan teknologi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *