Banjir Sungai Batang Tembesi Lumpuhkan Desa, Pemulihan Dipercepat

MERANGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, Jambi, mempercepat pemulihan dampak banjir di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Pemenang Selatan dengan menetapkan status tanggap darurat menyusul kerusakan rumah warga dan putusnya akses jembatan utama.

Langkah ini diambil setelah banjir akibat luapan Sungai Batang Tembesi merendam puluhan rumah dan menghanyutkan sebagian bangunan milik warga. Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 80 rumah terdampak, dengan 10 unit di antaranya hanyut terbawa arus.

Wakil Bupati (Wabup) Merangin Abdul Khafidh menyampaikan bahwa penetapan status tanggap darurat dilakukan setelah rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mempercepat penanganan di wilayah terdampak.

“Pemerintah telah menggelar rapat bersama Forkopimda dan menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat pemulihan desa,” kata Khafidh dalam keterangan tertulis, sebagaimana dilansir Antara, Minggu, (03/05/2026).

Selain permukiman warga, satu jembatan vital yang menjadi akses utama masyarakat dan pelajar dilaporkan putus akibat derasnya arus banjir yang terjadi pada Minggu (26/04/2026) pekan lalu.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemkab Merangin berencana membangun kembali jembatan di lokasi yang lebih aman dan lebih tinggi guna mengantisipasi banjir susulan. Usulan ini merupakan aspirasi warga dan pemerintah desa setempat.

“Aspirasi masyarakat agar jembatan ini dibangun baru di lokasi yang lebih tinggi dari kondisi sekarang akan kami teruskan untuk penanganan lebih lanjut agar tidak terulang lagi,” ujar Khafidh.

Bupati Merangin Muhammad Syukur disebut telah meninjau langsung kondisi lapangan dan menyetujui perlunya langkah penanganan jangka panjang untuk meminimalisasi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar berupa beras, gula, dan obat-obatan bagi warga terdampak di Kecamatan Pemenang Selatan.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris turut turun ke lokasi terdampak banjir dan memastikan dukungan tambahan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penyediaan perahu penyeberangan gratis untuk menunjang aktivitas warga.

“Anak-anak harus tetap belajar, sementara jembatan belum dibangun, perahu gratis akan kami sediakan,” ungkapnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Dengan percepatan penanganan dan dukungan lintas pihak, Desa Pulau Bayur diharapkan segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Masalah Sampah Disasar dari Hulu, Desa Jadi Garda Terdepan

PDF 📄KABUPATEN BOGOR – Upaya mengatasi persoalan sampah dari level desa mulai diarahkan pada perubahan …

BMC Gresik, Bukti Desa Bisa Ubah Sampah Jadi Cuan

PDF 📄GRESIK – Transformasi lahan pembuangan sampah menjadi kawasan ekowisata mangrove di Desa Banyuurip, Kecamatan …

Proyek MCK Desa Lubuk Tampang Terkendala Air, Ini Solusinya

PDF 📄LAHAT – Pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *