TEGAL – Akses vital penghubung Desa Guci dan Desa Rembul di Kabupaten Tegal mulai dipulihkan melalui pembangunan jembatan darurat usai ambruk diterjang banjir bandang Sungai Gung pada Januari 2026.
Perbaikan jembatan yang berada di kawasan wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, tersebut telah dimulai sejak 13 Maret 2026 dengan menggunakan konstruksi jembatan bailey. Proyek ini ditargetkan rampung pada Mei 2026 agar mobilitas warga dan aktivitas wisata dapat kembali normal.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto, menjelaskan bahwa pembangunan difokuskan pada pemasangan jembatan bailey serta peninggian abutmen untuk memastikan struktur lebih aman terhadap potensi banjir susulan.
“Jembatan bailey sebelumnya dipasang di Jembatan Sungai Gung Sokasari,” terang Teguh Dwijanto, Rabu (29/04/2026), sebagaimana dilansir Puskapik.
Anggaran proyek bersumber dari Belanja Tak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tegal dengan nilai mencapai Rp350 juta. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh CV Arya Abadi dengan durasi pengerjaan selama 58 hari kalender.
Kerusakan jembatan sebelumnya sempat menghambat konektivitas antarwilayah serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Guci. Dengan dimulainya perbaikan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat segera pulih dan mendukung pemulihan ekonomi lokal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara