NATUNA – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, mendorong Kepolisian Resor (Polres) Natuna turun langsung menyalurkan bantuan 8.000 liter air kepada warga terdampak pada Jumat (1/5/2026).
Bantuan tersebut menyasar sekitar 20 rumah tangga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Distribusi dilakukan selama kurang lebih satu setengah jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti konsumsi dan keperluan rumah tangga.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Natuna melalui Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (Kasubsipenmas) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi cuaca ekstrem.
“Ini adalah harapan masyarakat sejak lama. Dengan adanya listrik, kami berharap aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga dapat meningkat,” ujarnya sebagaimana diberitakan Sriwijaya Post, Jumat (01/05/2026).
Proses distribusi dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) bersama personel Satuan Samapta (Satsamapta) serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Binjai. Penyaluran dilakukan secara langsung ke warga guna memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran.
Selain penyaluran air, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) guna menjaga situasi tetap kondusif di tengah keterbatasan sumber daya air.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Natuna dalam memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam merespons kebutuhan mendesak akibat perubahan kondisi lingkungan. Diharapkan, bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat solidaritas antara aparat dan masyarakat di tingkat desa. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara